" Ketahuilah bahwa pendidikan itu ibarat benih sedangkan pendidik ibarat tanah , jika tanahnya buruk maka sia sialah benihnya, Namun jika tanahnya subur maka benihnya akan tumbuh berkembang ."
“Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: ‘Mengapa kalian mengerjakan perbuatan keji (faahisyah) itu, padahal kalian melihatnya?’ (54) Mengapa kalian mendatangi laki-laki untuk melampiaskan syahwat (kalian) bukan mendatangi perempuan? Sebenarnya kalian adalah kaum yang bodoh’.” (55) (QS. An-Naml: 54-55)
Simak penjelasan para Ulama yang dinukilkan pada laman berikut:
https://itishom.org/blog/artikel/tafsir/lgbt-dalam-sorotan-al-quran-kajian-tafsir-surah-an-naml-ayat-54-55