Qodarullah wa maasya fa'ala kajian rutin KITAB Masailul jahiliyah malam ini tidak bisa di laksanakan secara live dan insyaallah Kajian bentuk rekaman kami tetap share, demikian informasi ini kami sampaikan jazakallahkhoir
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya’.” [An-Nuur: 30-31]
Allah Ta‘ala memerintahkan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam agar menyampaikan kepada kaum mukminin dan mukminat kewajiban menundukkan pandangan serta menjaga kemaluan dari perbuatan zina. Telah diketahui bahwa menjaga kemaluan dari perbuatan keji hanya dapat terwujud dengan menjauhi sarana-sarana yang mengantarkannya. Dan bercampurnya perempuan dengan laki-laki di tempat kerja dan pendidikan termasuk di antara sarana terbesar terjadinya perbuatan keji tersebut.
Tatkala Allah Ta’ala mengharamkan zina, Ia mengharamkan sebab yang menghantarkan kepadanya, oleh karena ini berkata Al-’Allamah Bakr Abu Zaid rahimahullah: ”kaidah syar’i yang suci: Allah Subhanahu wa ta’ala jika mengharamkan sesuatu, maka Ia juga mengharamkan sebab, jalan, dan perantara yang akan mengantarkan kepada zina, merealisasikan keharamannya, menghalangi untuk sampai kepadanya, juga mendekat kepada orang mengobarkannya, dan seterusnya.
Kekejian zina merupakan kekejian terbesar, terjelek, juga lebih parah bahayanya, berdampak pada pokok Islam, oleh karenanya keharaman zina diketahui dalam Islam secara langsung. Allah Ta’ala berfirman:
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”[Al-Isra’:32]
Oleh karena ini, sebab-sebab yang menghantarkan kepadanya diharamkan seperti safar- safar tanpa mahram beserta penghantarnya, ikhtilat serta penghantarnya, wanita menyerupai pria, dan orang-orang kafir. Ini semua diantara sebab-sebab kecurigaan, fitnah, Kerusakan
💎 Media Dakwah Ahlussunnah Kota Ambon
📲 https://t.me/serambiulama
📲 https://whatsapp.com/channel/0029VaCx9qZ4IBhNmaGSPA3M
▫️ Ikuti • Simpan • Bagikan
🌎 Selengkapnya: https://islamhariini.com/ikhtilat-dan-fitnah-mengapa-islam-memberi-batasan-tegas/
🎬 "Benarkah Mayoritas Sahabat Menyimpang? (Kecuali Tiga Orang)"
Benarkah terdapat riwayat dalam literatur Syiah Imamiyah yang menyebutkan bahwa mayoritas sahabat Nabi ﷺ murtad atau menyimpang setelah wafat beliau?
Jika demikian, melalui siapa Al-Qur'an dan hadits sampai kepada umat Islam?
Video singkat ini mengulas riwayat tersebut berdasarkan sumber yang menjadi rujukan Syiah sendiri serta mengajak kita menelaah implikasinya secara ilmiah dan objektif.
Mohon dukungan ikhwah dengan:
▶️ Menonton hingga selesai
👍 Memberikan like, komentar, dan subscribe
🔁 Membagikan kepada keluarga, sahabat, dan kaum muslimin yang membutuhkan
Semoga Allah Ta'ala menjadikan setiap upaya dalam menyebarkan ilmu yang benar sebagai amal jariyah dan sebab terjaganya aqidah kaum muslimin.