Каталог каналов Мои подборки Мои каналы Поиск постов Рекламные посты
Инструменты
Каталог TGAds Мониторинг Детальная статистика Анализ аудитории Бот аналитики
Полезная информация
Инструкция Telemetr Документация к API Чат Telemetr
Полезные сервисы

Не попадитесь на накрученные каналы! Узнайте, не накручивает ли канал просмотры или подписчиков Проверить канал на накрутку
Прикрепить Телеграм-аккаунт Прикрепить Телеграм-аккаунт

Телеграм канал «Serambi 'Ulama»

Serambi 'Ulama
8.3K
0
1.2K
828
12.6K
✍️Menghubungkan Ummat kepada pewaris para nabi
Radio Serambi Ulama Ambon di aplikasi radio Manhajul Anbiya
/@serambiulama?livestream=6ecb7eeb63c329975

Pembina: Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman
Al-Ustadz Ibrahim Waliulu
Подписчики
Всего
2 812
Сегодня
+1
Просмотров на пост
Всего
265
ER
Общий
7.47%
Суточный
5%
Динамика публикаций
Telemetr - сервис глубокой аналитики
телеграм-каналов
Получите подробную информацию о каждом канале
Отберите самые эффективные каналы для
рекламных размещений, по приросту подписчиков,
ER, количеству просмотров на пост и другим метрикам
Анализируйте рекламные посты
и креативы
Узнайте какие посты лучше сработали,
а какие хуже, даже если их давно удалили
Оценивайте эффективность тематики и контента
Узнайте, какую тематику лучше не рекламировать
на канале, а какая зайдет на ура
Попробовать бесплатно
Показано 7 из 8 280 постов
Смотреть все посты
Пост от 31.05.2026 12:59
46
0
0
Terpantau dalam beberapa video di youtube ketika kita mengetikkan pencarian “Khalid Basalamah 500 tahun ibadah” terdapat beberapa video lain di kesempatan lain ust Khalid Basalamah berceramah menceritakan kisah itu. Termasuk di channel @masihlurus yang diunggah pada 20 Juli 2024. Demikian juga ceramah lain di kesempatan lain di channel @sahabatkhb_official yang diunggah pada 20 Agustus 2021.

Telah dibahas dalam kritikan ilmiah di atas bahwa sebenarnya riwayat itu adalah riwayat yang lemah, bahkan Syaikh al-Albaniy dalam Dhaiful Jami’ menilainya sangat lemah. Sehingga tidak semestinya disebarluaskan kisah demikian kecuali dalam rangka menjelaskan kelemahannya.

Semestinya, apabila kita ingin menjelaskan bahwa seseorang tidak bisa masuk surga dengan bergantung pada amalnya sendiri, justru yang membuatnya masuk surga adalah rahmat Allah, menggunakan riwayat-riwayat hadits yang shahih, seperti:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: « قَارِبُوا وَسَدِّدُوا، وَاعْلَمُوا أَنَّهُ لَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِنْكُمْ بِعَمَلِهِ. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَلَا أَنْتَ؟ قَالَ: وَلَا أَنَا، إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِيَ اللهُ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ .»

dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi shollallahu alaihi wasallam bersabda: << Tidaklah ada seorang pun yang amalannya bisa memasukkan ia ke dalam surga >> Ada yang berkata: Apakah anda juga demikian wahai Rasulullah? Nabi bersabda: << Tidak juga aku. Hanya saja Rabbku telah melimpahkan aku dengan rahmat >>(H.R al-Bukhari dan Muslim, lafadz sesuai riwayat Muslim)

Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat, taufiq, pertolongan dan ampunannya kepada kita serta kepada segenap kaum beriman.

(Abu Utsman Kharisman)

💡💡📝📝💡💡
WA al I'tishom
Пост от 31.05.2026 12:59
41
0
0
lagi: 'Masukkanlah hamba-Ku ke dalam surga karena rahmat-Ku.' Hamba itu tetap menjawab: 'Wahai Tuhanku, melainkan karena amalku.' Maka Allah 'Azza wa Jalla berfirman kepada para malaikat: 'Timbanglah perbandingan antara nikmat-Ku yang telah Kuberikan kepadanya dengan amal perbuatannya!'
Ternyata, baru nikmat penglihatan saja sudah sebanding (menghabiskan nilai) ibadahnya yang selama lima ratus tahun itu, sementara nikmat tubuh yang lainnya masih tersisa banyak sebagai keutamaan baginya. Maka Allah berfirman: 'Seretlah hamba-Ku ini ke neraka!' Lalu ia pun diseret menuju neraka, kemudian hamba itu menyeru: 'Wahai Tuhanku, demi rahmat-Mu, masukkanlah aku ke dalam surga!' Maka Allah berfirman: 'Bawalah ia kembali!' Lalu ia dihentikan lagi di hadapan-Nya.
Allah berfirman: 'Wahai hamba-Ku, siapakah yang menciptakanmu padahal sebelumnya kamu bukan apa-apa?' Ia menjawab: 'Engkau, wahai Tuhanku.' Allah berfirman: 'Apakah hal itu terjadi karena usahamu atau karena rahmat-Ku?' Ia menjawab: 'Melainkan karena rahmat-Mu.' Allah berfirman: 'Siapakah yang memberimu kekuatan untuk beribadah selama lima ratus tahun?' Ia menjawab: 'Engkau, wahai Tuhanku.' Allah berfirman: 'Siapakah yang menempatkanmu di gunung di tengah lautan yang dalam, memancarkan air tawar untukmu dari tengah-tengah air yang asin, dan mengeluarkan sebutir delima untukmu setiap malam—padahal buah itu biasanya hanya berbuah sekali dalam setahun—serta mengabulkan permohonanmu agar Aku mencabut nyawamu dalam keadaan bersujud? Bukankah Aku yang melakukan itu semua untukmu?' Ia menjawab: 'Benar, Engkau wahai Tuhanku.' Maka Allah 'Azza wa Jalla berfirman: 'Maka semua itu adalah karena rahmat-Ku, dan dengan rahmat-Ku pula Aku memasukkanmu ke dalam surga. Masukkanlah hamba-Ku ini ke dalam surga! Engkau adalah sebaik-baik hamba, wahai hamba-Ku.' Lalu Allah memasukkannya ke dalam surga." Jibril 'alaihis salam berkata: "Sesungguhnya segala sesuatu itu terwujud hanyalah karena rahmat Allah Ta'ala, wahai Muhammad." (riwayat al-Hakim dalam al-Mustadrak no 7673)

✅Penilaian Ulama Hadits terhadap Riwayat tersebut

Tidak kurang dari 3 Ulama hadits menilai riwayat tersebut lemah bahkan sebagiannya menilai sangat lemah (Dhaif Jiddan).

Pertama: al-Imam adz-Dzahabiy. Beliau menilainya lemah dalam 2 karyanya, yaitu Ta’liq terhadap al-Mustadrak dan juga kitab Miizaanul I’tidaal.

Dalam ta’liqnya terhadap hadits itu, adz-Dzahabiy menyatakan:

لَا وَاللَّهِ وَسُلَيْمَان بْنُ هَرِم غَيْرُ مَعْتَمَدٍ

Tidak, demi Allah. Sulaiman bin Harim tidaklah bisa dijadikan sandaran (dalam periwayatan hadits yang shahih)(Ta’liq adz-Dzahabiy terhadap al-Mustadrak 4/278)

Sedangkan dalam kitab Miizaanul I’tidal, adz-Dzahabiy saat menuliskan keterangan terhadap perawi Sulaiman bin Harim pada nomor perawi 3523, menukil ucapan Ulama hadits yang menilai periwayatan dari perawi ini tidak shahih:

قال الأزدي: لا يصح حديثه.وقال العقيلي: مجهول، وحديثه غير محفوظ.

Al-Azdiy berkata: haditsnya (yang diriwayatkan oleh dia) tidaklah shahih. Al-Uqailiy berkata: Majhul (tidak dikenal), dan haditsnya tidaklah terjaga (bukan yang shahih)(Miizaanul I’tidaal fi Naqdir Rijaal 2/227)

Setelah menukil kalam Ulama yang menilai tidak shahihnya periwayatan dari Sulaiman bin Harim, kemudian adz-Dzahabiy menyebutkan riwayat hadits dari Sahabat Jabir yang telah dikemukakan dalam riwayat al-Hakim tersebut.

Kedua: al-Uqailiy dalam kitab adh-Dhu’afaa’ul Kabiir menyebutkan riwayat itu sebagai riwayat yang lemah pada nomor perawi 639 ketika menyebutkan periwayatan Sulaiman bin Harim dari Muhammad bin al-Munkadir dan ternilai majhul. Setelah itu dinukillah riwayat hadits yang dimaksud seperti yang kita bahas ini.

Ketiga: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albaniy menilainya tidak shahih dalam Silsilah al-Ahadits ad-Dhaifah nomor riwayat 1183. Bahkan dalam Dhaif atTarghib wat Tarhib Syaikh al-Albaniy menilainya Dhaif Jiddan (sangat lemah).

✅KESIMPULAN

Kisah yang dikemukakan ust Khalid Basalamah itu tidaklah shahih. Bahkan sebuah kesalahan fatal jika dinisbatkan sebagai riwayat al-Bukhari, apalagi jika yang dimaksud adalah dalam Shahihnya.
Пост от 31.05.2026 12:59
35
0
0
الْعِلْمِ أَنَّهُ يُبْعَثُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُوقَفُ بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَيَقُولُ لَهُ الرَّبُّ: أَدْخِلُوا عَبْدِي الْجَنَّةَ بِرَحْمَتِي، فَيَقُولُ: رَبِّ بَلْ بِعَمَلِي، فَيَقُولُ الرَّبُّ: أَدْخِلُوا عَبْدِي الْجَنَّةَ بِرَحْمَتِي، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ، بَلْ بِعَمَلِي، فَيَقُولُ الرَّبُّ: أَدْخِلُوا عَبْدِي الْجَنَّةَ بِرَحْمَتِي، فَيَقُولُ: رَبِّ بَلْ بِعَمَلِي، فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِلْمَلَائِكَةِ: قَايِسُوا عَبْدِي بِنِعْمَتِي عَلَيْهِ وَبِعَمَلِهِ فَتُوجَدُ نِعْمَةُ الْبَصَرِ قَدْ أَحَاطَتْ بِعِبَادَةِ خَمْسِ مِائَةِ سَنَةٍ وَبَقِيَتْ نِعْمَةُ الْجَسَدِ فَضْلًا عَلَيْهِ فَيَقُولُ: أَدْخِلُوا عَبْدِي النَّارَ قَالَ: فَيُجَرُّ إِلَى النَّارِ فَيُنَادِي: رَبِّ بِرَحْمَتِكَ أَدْخِلْنِي الْجَنَّةَ، فَيَقُولُ: رُدُّوهُ فَيُوقَفُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَيَقُولُ: يَا عَبْدِي، مَنْ خَلَقَكَ وَلَمْ تَكُ شَيْئًا؟ فَيَقُولُ: أَنْتَ يَا رَبِّ، فَيَقُولُ: كَانَ ذَلِكَ مِنْ قِبَلِكَ أَوْ بِرَحْمَتِي؟ فَيَقُولُ: بَلْ بِرَحْمَتِكَ. فَيَقُولُ: مَنْ قَوَّاكَ لِعِبَادَةِ خَمْسِ مِائَةِ عَامٍ؟ فَيَقُولُ: أَنْتَ يَا رَبِّ، فَيَقُولُ: مَنْ أَنْزَلَكَ فِي جَبَلٍ وَسَطَ اللُّجَّةِ وَأَخْرَجَ لَكَ الْمَاءَ الْعَذْبَ مِنَ الْمَاءِ الْمَالِحِ وَأَخْرَجَ لَكَ كُلَّ لَيْلَةٍ رُمَّانَةً وَإِنَّمَا تَخْرُجُ مَرَّةً فِي السَّنَةِ، وَسَأَلْتَنِي أَنْ أَقْبِضَكَ سَاجِدًا فَفَعَلْتُ ذَلِكَ بِكَ؟ فَيَقُولُ: أَنْتَ يَا رَبِّ، فَقَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: فَذَلِكَ بِرَحْمَتِي وَبِرَحْمَتِي أُدْخِلُكَ الْجَنَّةَ، أَدْخِلُوا عَبْدِي الْجَنَّةَ فَنِعْمَ الْعَبْدُ كُنْتَ يَا عَبْدِي فَيُدْخِلُهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ، قَالَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ: إِنَّمَا الْأَشْيَاءُ بِرَحْمَةِ اللَّهِ تَعَالَى يَا مُحَمَّدُ (المستدرك للحاكم)

Telah mengabarkan kepadaku Ahmad bin Muhammad bin Salamah al-Anazi, (ia berkata): telah menceritakan kepada kami Utsman bin Said al-Darimi, (ia berkata): telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Shalih al-Muqri', (ia berkata): telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harim al-Qurashi. (Jalur lain) Dan telah menceritakan kepada kami Ali bin Hamsyadz al-Adl, (ia berkata): telah menceritakan kepada kami Ubaid bin Syarik, (ia berkata): telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair, (ia berkata): telah menceritakan kepada kami al-Laits bin Sa'ad, dari Sulaiman bin Harim, dari Muhammad bin al-Munkadir, dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu 'anhuma, ia berkata: Rasulullah ﷺ keluar menemui kami lalu bersabda: "Baru saja kekasihku, Jibril, keluar dari sisiku, lalu ia berkata: 'Wahai Muhammad, demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, sesungguhnya Allah memiliki seorang hamba di antara hamba-hamba-Nya yang beribadah kepada Allah Ta'ala selama lima ratus tahun di atas puncak gunung yang berada di tengah laut. Lebar dan panjang gunung itu adalah tiga puluh hasta kali tiga puluh hasta, sementara lautan di sekelilingnya membentang sejauh empat ribu farsakh dari setiap penjuru. Allah Ta'ala mengeluarkan untuknya sebuah mata air tawar seukuran selebar jari yang memancarkan air tawar, lalu airnya tertampung di kaki gunung. Allah juga menumbuhkan untuknya sebatang pohon delima yang setiap malam mengeluarkan satu buah delima untuk memberi nutrisi baginya pada hari itu. Jika sore hari telah tiba, ia turun untuk berwudhu dan mengambil buah delima tersebut lalu memakannya. Setelah itu ia berdiri untuk menunaikan shalatnya. Hamba tersebut memohon kepada Tuhannya 'Azza wa Jalla agar saat ajalnya tiba, Dia mencabut nyawanya dalam keadaan bersujud, dan agar bumi atau apa pun tidak merusak jasadnya hingga hari ia dibangkitkan dalam keadaan bersujud pula. Maka Allah mengabulkannya. Kami (para malaikat) selalu melewatinya setiap kali kami turun atau naik (ke langit). Kami mendapati di dalam pengetahuan (catatan) bahwa ia akan dibangkitkan pada hari kiamat kelak, lalu dihadapkan di hadapan Allah 'Azza wa Jalla. Tuhan pun berfirman kepadanya: 'Masukkanlah hamba-Ku ini ke dalam surga karena rahmat-Ku.' Hamba itu menyahut: 'Wahai Tuhanku, melainkan karena amalku.' Tuhan kembali berfirman: 'Masukkanlah hamba-Ku ke dalam surga karena rahmat-Ku.' Hamba itu menjawab: 'Wahai Tuhanku, melainkan karena amalku.' Tuhan berfirman
Пост от 31.05.2026 12:59
36
0
0
💐📝KRITIKAN ILMIAH TERHADAP UST KHALID BASALAMAH TERKAIT HADITS NABI DAN ATSAR SAHABAT (BAG 1)

Dalam salah satu video ceramahnya ust Khalid Basalamah menceritakan tentang seorang Ahli Ibadah Bani Israil yang beribadah selama 500 tahun. Tapi saat ibadahnya itu dibandingkan dengan nikmat Allah, ternyata hanya setara dengan nikmat mata (penglihatan) saja. Beliau menyebutkan itu sebagai riwayat al-Bukhari.

Tentu saja jika disebut riwayat al-Bukhari, pendengar atau pemirsa akan menganggap bahwa riwayat itu jelas shahih, karena berada dalam Shahih al-Bukhari. Ternyata setelah ditelusuri, riwayat itu tidak ada dalam Shahih al-Bukhari atau karya al-Imam al-Bukhari lainnya seperti al-Adabul Mufrad.

Riwayat yang dimaksud sebenarnya adalah riwayat al-Hakim dalam al-Mustadrak. Bahkan, sebenarnya para Ulama hadits menilai riwayat itu sebagai riwayat yang tidak shahih.

Berikut ini akan dikutipkan transkrip ceramah ust Khalid Basalamah tersebut kemudian diikutkan dengan bantahan ilmiah terhadap riwayat yang dimaksud.

✅Transkrip Ceramah Ust Khalid Basalamah

Ust Khalid Basalamah menyatakan dalam short video youtube channel @SunnahKita yang diunggah pada 16 Juli 2023:

Sebuah riwayat Bukhari menjelaskan ada satu orang dari Bani Israil dulu ibadahnya luar biasa, 500 tahun ibadah. Tidak pernah interaksi sama orang tinggal di sebuah pulau. Kata Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, pada saat dia meninggal Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata kepadanya. Masukkan hambaKu ini ke dalam surga dengan rahmat-Ku. Lalu dia merasa 500 tahun ibadah, tidak ada dosanya menurut dia. Lalu dia mengatakan, Ya Allah, amalku. Kata Allah Subhanahu wa Ta'ala, Rahmat-Ku. Dia tetap bantah, Ya Allah, amalku, sampai tiga kali. Maka kata Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, Allah pun berfirman kepada para malaikat, Ambil nikmat matanya hambaku ini, timbang dengan seluruh amal yang dia kerjain. Mata dia pakai 500 tahun nih, bisa melihat, bisa beraktivitas, bisa segala-galanya, itu timbang nikmat mata yang saya kasih dengan amalnya dia yang dia kerjain 500 tahun. Waktu ditimbang ternyata nikmat mata saja sudah ngalahin seluruh amalnya. Belum nikmat telinga, belum nikmat segala-galanya nih. Banyak kalau nikmatnya Allah mau dihitung.

(Video Short di YT channel @SunnahKita diupload pada 16 Juli 2023, yang saat dilihat pada 30 Juli 2026 sudah mendapatkan 67.460 views dan 3300 likes)

✅Bantahan Ilmiah terhadap Riwayat tersebut

Riwayat yang dimaksud sebenarnya ada pada riwayat al-Hakim dalam kitab al-Mustadrak. Berikut ini akan dikutip lengkap secara bersanad. Al-Hakim rahimahullah menyatakan:

أَخْبَرَنِي أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَلَمَةَ الْعَنَزِيُّ، ثَنَا عُثْمَانُ بْنُ سَعِيدٍ الدَّارِمِيُّ، ثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ الْمُقْرِئُ، ثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ هَرِمٍ الْقُرَشِيُّ، وَحَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حَمْشَاذَ الْعَدْلُ، ثَنَا عُبَيْدُ بْنُ شَرِيكٍ، ثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، ثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ هَرِمٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: خَرَجَ عَلَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: " خَرَجَ مِنْ عِنْدِي خَلِيلِي جِبْرِيلُ آنِفًا فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ إِنَّ لِلَّهِ عَبْدًا مِنْ عَبِيدِهِ عَبَدَ اللَّهَ تَعَالَى خَمْسَ مِائَةِ سَنَةٍ عَلَى رَأْسِ جَبَلٍ فِي الْبَحْرِ عَرْضُهُ وَطُولُهُ ثَلَاثُونَ ذِرَاعًا فِي ثَلَاثِينَ ذِرَاعًا وَالْبَحْرُ مُحِيطٌ بِهِ أَرْبَعَةَ آلَافِ فَرْسَخٍ مِنْ كُلِّ نَاحِيَةٍ وَأَخْرَجَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ عَيْنًا عَذْبَةً بِعَرْضِ الْأُصْبَعِ تَبَضُّ بِمَاءٍ عَذْبٍ فَتَسْتَنْقِعُ فِي أَسْفَلِ الْجَبَلِ وَشَجَرَةَ رُمَّانٍ تُخْرِجُ لَهُ كُلَّ لَيْلَةٍ رُمَّانَةً فَتُغَذِّيهِ يَوْمَهُ، فَإِذَا أَمْسَى نَزَلَ فَأَصَابَ مِنَ الْوضُوءِ وَأَخَذَ تِلْكَ الرُّمَّانَةَ فَأَكَلَهَا ثُمَّ قَامَ لِصَلَاتِهِ، فَسَأَلَ رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عِنْدَ وَقْتِ الْأَجَلِ أَنْ يَقْبِضَهُ سَاجِدًا وَأَنْ لَا يَجْعَلَ لِلْأَرْضِ وَلَا لِشَيْءٍ يُفْسِدُهُ عَلَيْهِ سَبِيلًا حَتَّى بَعَثَهُ وَهُوَ سَاجِدٌ قَالَ: فَفَعَلَ فَنَحْنُ نَمُرُّ عَلَيْهِ إِذَا هَبَطْنَا وَإِذَا عَرَجْنَا فَنَجِدُ لَهُ فِي
Пост от 30.05.2026 07:44
147
0
1
Видео/гифка
👍 2
Пост от 30.05.2026 07:44
147
0
0
Audio Khutbah Juma'at
Ahlussunnah Kota Ambon

tema :
Nikmat Aman dan keselamatan

🎙Al-Ustadz Abu Abdillah Fauzi Latuconsina Hafidzahullah

🗒 Jum'at, 12 Dzulhijjah 1447 H/ 29 Mei 2026 M


🕌 tempat :
Masjid Nurut Tauhid Kebun Cengkeh Ambon

Baarakallahufiikum
https://t.me/serambiulama/19150
👍 1
Пост от 29.05.2026 07:30
0
0
0
Смотреть все посты