Setiap tanggal 10 Muharram, berbagai ritual duka dilakukan di banyak negeri.
Sebagian orang meyakininya sebagai syiar agama.
Namun, benarkah demikian?
Video singkat ini mengulas riwayat tersebut berdasarkan sumber yang menjadi rujukan Syiah sendiri serta mengajak kita menelaah implikasinya secara ilmiah dan objektif.
Mohon dukungan ikhwah dengan:
▶️ Menonton hingga selesai
👍 Memberikan like, komentar, dan subscribe
🔁 Membagikan kepada keluarga, sahabat, dan kaum muslimin yang membutuhkan
Semoga Allah Ta'ala menjadikan setiap upaya dalam menyebarkan ilmu yang benar sebagai amal jariyah dan sebab terjaganya aqidah kaum muslimin.
Pada hari 'Asyura, manusia terbagi menjadi tiga golongan:
1⃣ - Kaum muslimin yang berpuasa pada hari itu; sebagai bentuk syukur kepada Allah atas pertolongan terhadap kebenaran, dan sebagai bentuk mengikuti dua nabi yang mulia, Musa dan Muhammad 'alaihimas salam, serta untuk mengharapkan pahala.
2⃣ - Kaum Rafidhah, mereka bersedih pada hari itu dan menampakkan kesedihan serta kegelisahan dengan keyakinan mereka terbunuhnya Al-Husain radhiyallahu 'anhu di hari itu. Mereka menangis, memukul diri mereka dengan rantai, meratapi dan merintih, berteriak-teriak, serta menyiksa diri mereka sendiri karena kesedihan atas Al-Husain radhiyallahu 'anhu sebagaimana yang mereka klaim.
3⃣ - Dan di antara kaum muslimin ada yang bergembira pada hari ini, menyebutnya sebagai hari raya, melapangkan nafkah untuk keluarganya, dan menampakkan berbagai bentuk perayaan seperti berhias dan selainnya; dan ini adalah bid'ah.
🔰 Dan kedua kelompok ini, yakni :
⛔️ Orang-orang yang bersedih padanya.
⛔️ Dan orang-orang yang bergembira padanya.
Keduanya sama-sama keliru dan ahli bid'ah.
✅ Adapun orang yang berpuasa pada hari itu dan bersyukur kepada Allah atas nikmat ini, maka dialah golongan pertengahan yang berada di atas sunnah, walhamdulillah.
🔊 Sumber: (Rekaman audio)
🔗 Tautan kanal Telegram:
https://t.me/fawayidalfawzan�
[ أحوال الناس يوم عاشوراء ]
قال سماحة الوالد العلامة صالح الفوزان - حفظه الله-:
في يوم عاشوراء افترق الناس إلى ثلاث فرق :
1⃣ - المسلمون يصومونه؛ شكراً لله على نصرة الحق، واقتداء بالنبيين الكريمين
موسى ومحمد عليهما السلام، و اغتناماً للأجر
2⃣ - والرافضة يحزنون فيه ويُظهرون الحزن والجزع بزعمهم على مقتل الحسين رضي الله عنه - فيبكون، و يضربون أنفسهم بالسلاسل، وينعون وينوحون، ويصرخون ويعذبون أنفسهم حزناً على الحسين - رضي الله عنه - كما يدّعون.
3⃣ - ومن المسلمين من يفرح في هذا اليوم يسميه يوم عيد ويوسع على عياله، ويظهر بمظاهر العيد بالزينة وغير ذلك؛ وهذا بدعة.
🔰 وكلا الطرفين:
⛔️ الذين يحزنون فيه
⛔️ والذين يفرحون فيه
كلاهم مخطئون ومبتدعون.
✅ أما من يصومه ويشكر الله على هذه النعمة فهو الوسط الذي على السنة والحمد لله.
🔊المصدر: (مقطع صوتي)
🔗رابط القناة على التيليجرام :
https://t.me/fawayidalfawzan
Qodarullah wa maasya fa'ala kajian rutin KITAB MASAILUL JAHILIYAH pekan ini diliburkan, demikian informasi ini kami sampaikan dan ucapan jazakumullahukoir wa barakumullahufiik
🚩 Tatkala Rasulullah ﷺ datang ke kota Madinah beliau bertanya tentang alasan kaum Yahudi berpuasa di hari asyura', ternyata hari tersebut merupakan hari dimana Allah menyelamatkan Nabi Musa dan Bani Israil dari Firaun, maka Rasulullah ﷺ bersabda: "Aku lebih berhak mengikuti Musa". Beliau pun berpuasa di hari itu dan memerintahkan para shahabat untuk berpuasa.
*Lalu mengapa beliau ﷺ tidak berpuasa tasu'a saat itu?*