🔥 Ketika Jarh Mufassar Diabaikan, dan Ta‘dil Mubham Dikedepankan
Fenomena Pembelaan Kesalahan dengan Mengabaikan Kaidah Ilmiah
(Bagian Pertama)
⚠️ Di zaman ini, di munculkan kembali syubhat yang mengkhawatirkan:
➡️ Orang yang berbicara dengan dalil dituduh keras
➡️ Orang yang menjelaskan kesalahan dituduh memecah belah
➡️ Bahkan orang yang memperingatkan dari penyimpangan dituduh sebagai tukang ghibah
Sementara di sisi lain:
➡️ Kesalahan disebarkan
➡️ Syubhat dipoles dengan kata-kata indah
➡️ Penyimpangan dibungkus dengan nama dakwah
Ini bukan lagi sekadar kekeliruan,
tetapi sudah menjadi upaya membalikkan kebenaran menjadi kebatilan, dan kebatilan seakan-akan kebenaran.
🧠 Hakikat yang Harus Dipahami
📚 Ilmu jarh wa ta’dil bukan budaya keras,
bukan pula tradisi mencela.
Ia adalah warisan kenabian untuk menjaga agama.
Maka siapa yang mencelanya, hakikatnya ia sedang:
▪️Membuka pintu kebatilan
▪️Menutup pintu penjelasan
▪️Dan memberikan ruang bagi penyimpangan berkembang tanpa kontrol
💥 Realita Saat Ini
Hari ini kita melihat:
➡️ Ada yang berbicara tanpa ilmu, lalu ketika diluruskan ia berkata: "jangan saling menjatuhkan"
➡️ Ada yang menyebarkan pemikiran menyimpang, lalu ketika dibantah ia berkata: "ini hanya perbedaan pendapat"
➡️ Ada yang terang-terangan salah dalam manhaj, lalu ketika diperingatkan ia berkata: "jaga ukhuwah, jangan mencari-cari aib"
Padahal yang sedang terjadi adalah:
👉 Menjadikan slogan-slogan indah sebagai tameng untuk melindungi kebatilan
⚖️ Penting untuk Diketahui
Salaf dan Salafy tidak menimbang dengan:
▪️Logika
▪️Perasaan
▪️Jumlah pengikut
▪️Kepopuleran
Tetapi dengan:
📖 Dalil dan kebenaran
⛔ Bahaya Slogan-Slogan Palsu Zaman Ini
❌ "Jangan bicara kesalahan orang"
➡️ Jika ini diterapkan:
▪️Ahli bid’ah dan hizbiyyin bebas berbicara
▪️Penyimpangan tidak terbendung
▪️Ummat bingung tanpa bimbingan
❌ "Semua ini hanya memecah belah"
➡️ Justru yang memecah belah adalah:
▪️Kesesatan yang dibiarkan
▪️Kebatilan yang tidak diluruskan
❌"Ambil baiknya saja, tinggalkan yang buruk"
➡️ Ini adalah slogan yang sangat berbahaya
Karena:
⛔ Tidak setiap orang mampu memisahkan racun dari makanan
ketika keduanya telah tercampur.
👉 Dan Ini yang Mereka Inginkan
📍Mereka ingin kita diam,
agar kesalahan mereka tidak tersentuh.
📍Mereka ingin kita lembut,
tapi bukan kepada kebenaran, melainkan kepada kebatilan.
📍Mereka berbicara tentang ukhuwah,
tapi bukan untuk menyatukan di atas sunnah,
melainkan untuk melindungi penyimpangan.
🔰 Penegasan
▶️ Kami tidak akan diam dari kebatilan
▶️ Tidak zalim dalam membantah
▶️ Tidak membela kesalahan
▶️ Tidak menjatuhkan tanpa burhan
Sadarilah‼️
Ayyuhal ikhwah…
🔂 Agama ini tidaklah rusak karena musuh dari luar,
tetapi rusak ketika standar kebenaran dibalik dari dalam.
⚫ Ketika yang salah dilindungi,
dan yang benar diserang,
maka saat itulah fitnah menjadi gelap.
🔊 Nasehat Kami:
Katakan yang benar walau pahit,
dan bersikap adillah walau kepada yang tidak engkau sukai.
♾️ Camkanlah
Ketika orang-orang yang berada di atas kebenaran memilih diam,
maka orang-orang yang berada di atas kebatilan akan berbicara, lalu mencampuradukkan yang benar dengan yang salah hingga manusia sulit membedakannya.
🤲 Allahulmustaan
✍️ Abu Fuad Saiful
Makassar, 12 Syawwal 1447 H/1 April 2026 M
__
📲📡 Join • Save • Share ll
🔰 https://t.me/Salafy_Sulawesi
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️