❝Sembahlah Allah seakan-akan kalian melihat-Nya, anggaplah diri kalian termasuk orang-orang yang telah mati, dan ketahuilah bahwa sedikit yang mencukupi kalian lebih baik daripada banyak yang melalaikan kalian. Ketahuilah pula bahwa kebaikan tidak akan lenyap, dan dosa tidak akan dilupakan.❞
❝Sesungguhnya dua perkara yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah panjang angan-angan dan mengikuti hawa nafsu. Adapun panjang angan-angan, maka ia melupakan akhirat. Sedangkan mengikuti hawa nafsu, maka ia menghalangi seseorang dari kebenaran.
Ketahuilah, sesungguhnya dunia telah berlalu dan sedang membelakangi, sedangkan akhirat sedang datang menghadap. Masing-masing dari keduanya memiliki anak-anak. Maka jadilah kalian anak-anak akhirat dan janganlah kalian menjadi anak-anak dunia.
Sesungguhnya hari ini adalah waktu untuk beramal dan tidak ada hisab, sedangkan besok adalah waktu untuk hisab dan tidak ada lagi kesempatan untuk beramal.❞
❝Pelajarilah ilmu, niscaya kalian akan dikenal dengannya. Dan amalkanlah ilmu tersebut, niscaya kalian menjadi bagian dari ahlinya. Sesungguhnya akan datang setelah kalian suatu zaman ketika sembilan dari setiap sepuluh orang mengingkari kebenaran. Tidak ada yang selamat pada zaman itu kecuali setiap orang yang menyendiri dari keburukan. Mereka itulah para imam petunjuk dan lentera-lentera ilmu.❞
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(Al-Baqarah, ayat 261)
Rasulullah sollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:
“Apabila seorang insan meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak salih yang mendoakannya.”
(Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)
💎 Mudah-mudahan Allah meridai apa yang kita lakukan dan senantiasa memudahkan urusan kita semua.
الصبر إذا كان في مصيبة سمي صبرًا وضده الجزع، وإذا كان في الحرب سمي شجاعة ومضاده الجبن
❝Kesabaran ketika menghadapi musibah disebut sabar, dan lawannya adalah berkeluh kesah (tidak menerima dan tidak tahan). Ketika kesabaran itu dalam peperangan, ia disebut keberanian, dan lawannya adalah pengecut.❞