🎙️ Al-Imãm al-Qãdhi Iyãdh rahimahullah berkata tentang sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:
❝Seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: “Muslim manakah yang paling baik?”
Beliau menjawab: “Yaitu orang yang kaum muslimin selamat dari gangguan lisan dan tangannya.”
👉 Maksudnya: karena sifat-sifatnya, ia tidak menyakiti seorang muslim pun, baik dengan ucapan maupun perbuatan.
Disebutkan “tangan” karena kebanyakan perbuatan dilakukan dengannya. Hadits ini termasuk ucapan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang sangat singkat namun penuh makna, sangat fasih, dan indah. Dan tidak dipahami dari hadits ini bahwa orang yang tidak memiliki sifat tersebut keluar dari Islam.❞
لخصاله من لم يؤذ مسلماً بقولٍ ولا فعلٍ. إذ أكثر الأفعالِ بالأيدى، فأضيفت عامتها إليها. وهذا من جامع كلامه، وفصيحه، ومحاسنه، ولا يفهم من هذا أن من ليس بهذه الصفة ليس بمسلم.
🎙️ Al-Imãm al-Qadhi Iyadh rahimahullah berkata tentang sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:
❝Dari Abdullah ibn Amr ibn al-As radhiyallahu 'anhuma, bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: “Islam apakah yang paling baik?”
Beliau menjawab: “Engkau memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal maupun yang tidak engkau kenal.”
👉 Makna sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam: “Islam apakah yang paling baik?” yaitu: amalan dan akhlak Islam manakah yang paling utama.
Dalam hadits ini terdapat dorongan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menyatukan hati kaum mukminin. Dan termasuk akhlak Islam yang paling utama adalah tumbuhnya rasa cinta, kasih sayang, dan kedekatan di antara mereka.
Hal itu diwujudkan dengan ucapan dan perbuatan yang menguatkan persaudaraan, seperti: saling memberi hadiah, memberi makan, menyebarkan salam, serta menumbuhkan cinta dan kasih sayang.
Sebaliknya, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang hal-hal yang merusak persaudaraan seperti: saling memutus hubungan, saling membelakangi, memata-matai, mencari-cari kesalahan, mengadu domba, dan bermuka dua.❞
وقوله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ للسائل: أى الإسلام خير؟ قال: " تُطعم الطعام، وتقرأ السلام على من عرفت ومن لم تعرف ": معناه: أى خصال الإسلام خير، وهذا حضٌّ منه صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ على تأليف قلوب المؤمنين، وأن أفضل خلقهم الإسلامية ألفة بعضهم بعضاً، وتحببُهم وتوادّهم، واستجلاب ما يؤكد ذلك بينهم بالقول والفعل، وقد حضَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ على التحابب والتودد وعلى أسبابهما من التهادى، وإطعام الطعام، وإفشاء السلام، ونهى عن أضدادها من التقاطع، والتدابر، والتجسس، والتحسس، والنميمة، وذى الوجهين.
Dengan apa sebaiknya kita berdoa di hari-hari ini? Banyak dari kalangan salaf (ulama terdahulu) menganjurkan untuk berdoa di hari-hari tasyrik dengan doa berikut:
❝Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka.❞
'Ikrimah berkata: "Dianjurkan untuk mengucapkan doa ini di hari-hari tasyrik." Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun memperbanyak doa ini, bahkan diriwayatkan bahwa ini adalah doa yang paling sering beliau panjatkan.
Dan jika beliau berdoa dengan doa lain, maka beliau selalu menyertakan doa ini di dalamnya, karena doa ini mencakup kebaikan dunia dan akhirat.
❝Sesungguhnya nikmat pertama yang akan ditanyakan kepada seorang hamba pada hari kiamat adalah: ‘Bukankah Kami telah menyehatkan tubuhmu dan memberi kepadamu minum dari air yang dingin?’❞
📚 Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Jami‘ no. 2022.