والعاقل إذا قرأ القرآن وتبصر؛ عرف قيمة الدنيا، وأنها ليست بشيء، وأنها مزرعة للآخرة، فانظر ماذا زرعت فيها لآخرتك؟ إن كنت زرعت خيراً؛ فأبشر بالحصاد الذي يرضيك، وإن كان الأمر بالعكس؛ فقد خسرت الدنيا والآخرة، نسأل الله لنا ولكم السلامة والعافية.
❝Orang yang berakal, apabila membaca Al-Qur’an dan merenunginya, ia akan mengetahui nilai dunia dan menyadari bahwa dunia tidaklah berarti apa-apa. Sesungguhnya dunia adalah ladang bagi akhirat.
Maka lihatlah, apa yang telah engkau tanam di dalamnya untuk akhiratmu? Jika yang engkau tanam adalah kebaikan, maka bergembiralah dengan hasil panen yang akan membuatmu ridha. Namun jika keadaannya sebaliknya, sungguh engkau telah merugi di dunia dan akhirat.
Kita memohon kepada Allah keselamatan dan kesehatan bagi kami dan kalian.❞
🎙️ Syaikh al-‘Allāmah Muhammad bin Ṣhāliḥ al-‘Utsaimīn rahimahullah berkata:
وإذا كان التجار لا ينامون حتى يراجعوا دفاتر تجارتهم، ماذا صرفوا، وماذا أنفقوا، وماذا كسبوا، فإن تجار الآخرة ينبغي أن يكونوا أشد اهتماماً
❝Jika para pedagang saja tidak tidur sebelum mereka memeriksa kembali catatan perdagangan mereka: apa yang telah mereka keluarkan, apa yang telah mereka belanjakan, dan apa yang telah mereka peroleh, maka para pedagang akhirat seharusnya lebih besar lagi perhatian mereka terhadap hal tersebut.❞
الجواب: نحن ننصح السلفيين بالتألف والتمسك بكتاب الله وسنة رسوله ﷺ، والتآخي على ما تضمنه كتاب الله وسنة رسول الله ﷺ من عقائد وعبادات وأعمال
✍ Jawaban oleh Syaikh Rabi' rahimahullãh:
❝Kami menasihati kaum Salafy agar saling menyatukan hati dan berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya ﷺ, serta saling bersaudara berdasarkan apa yang terkandung dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah ﷺ berupa akidah, ibadah, dan amal-amal.❞
📚 Nafahātul Hudā wal-Īmān min Majālisil-Qur’ān, hlm. 62