أنّ للمؤمن ثلاثة أنواع من النّعيم تحصل له بسبب طاعة الله ورضوانه؛ نعيمٌ في الدُّنْيا، ونعيمٌ في القبر وهو أعظم من نعيم الدُّنْيا، ونعيمٌ في الجنّة وهو أعظم من نعيم الدُّنْيا والقبر.
❝Sesungguhnya bagi seorang mukmin ada tiga macam kenikmatan yang ia peroleh disebabkan ketaatan kepada Allah dan keridaan-Nya: Kenikmatan di dunia, Kenikmatan di alam kubur, dan itu lebih besar daripada kenikmatan dunia, Kenikmatan di surga, dan itu lebih besar daripada kenikmatan dunia maupun kubur.❞
🎙️ Imam ‘Abdullāh bin al-Mubārak rahimahullah berkata:
رأيتُ الذنوب تميت القلوبَ … وقد يورث الذلَّ إدمانُها
وترك الذنوب حياة القلوب .... وخير لنفسك عصيانُها
وهل أفسد الدينَ إلا الملوكُ … وأحبارُ سَوء ورُهبانُها
❝Aku melihat dosa-dosa mematikan hati, dan terus-menerus melakukannya dapat mewariskan kehinaan. Meninggalkan dosa adalah kehidupan bagi hati, dan menyelisihi hawa nafsu lebih baik bagi dirimu. Tidaklah yang merusak agama melainkan para penguasa, ulama buruk, dan para ahli ibadahnya yang menyimpang.❞
❝Qatādah rahimahullãh adalah orang yang paling kuat hafalannya di Bashrah. Ia tidak mendengar sesuatu kecuali langsung menghafalnya. Pernah dibacakan kepadanya Ṣhaḥīfah Jābir satu kali saja, lalu ia langsung menghafalnya.❞
📪 Pertanyaan:
Apa hukum memberi tanda pada hewan kurban dengan pacar (henna) dan kalung?
✍ Jawaban oleh Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullãh:
❝Hewan kurban tidak perlu diberi tanda dengan pacar atau kalung. Karena seseorang menyembelihnya di rumahnya sendiri, memakannya bersama keluarga, memberi makan fakir miskin, dan bersedekah dengannya.
Adapun memberi kalung itu dilakukan pada hewan hadyu yang dikirim ke Makkah, agar fakir miskin mengetahui bahwa itu adalah hadyu sehingga mereka mengikutinya untuk mendapatkan bagiannya.❞
📚 Al-Liqā’ asy-Syahri (53/36)
حكم تعليم الأضحية بالحناء والقلائد
السؤال: فضيلة الشيخ ما حكم تعليم الأضحية بالحناء والقلائد؟
الجواب: الأضحية لا حاجة أن تعلم بحناء ولا بقلائد؛ لأن الإنسان سيضحي بها في بيته، ويأكل منها هو وأهله، ويطعم الفقراء، ويتصدق على الفقراء ويطعم الأغنياء، وإنما التقليد يكون للهدي الذي يبعث به إلى مكة حتى يعرف الفقراء أنه هدي فيتبعوه ليأكلوا منه.
📪 Pertanyaan:
“Apakah boleh satu hewan kurban untuk dua saudara kandung yang tinggal serumah bersama anak-anak mereka, sedangkan makan dan minum mereka satu?”
✍ Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullãh menjawab:
❝Ya, hal itu boleh. Satu rumah cukup dengan satu hewan kurban meskipun mereka terdiri dari dua keluarga, dan dengan itu telah didapatkan keutamaan ibadah kurban.❞
📚 Nūr ‘ala ad-Darb (13/2)
هل تجوز أضحية واحدة لأخوين شقيقين في بيت واحد مع أولادهم أكلهم وشربهم واحد؟
فأجاب رحمه الله تعالى: نعم يجوز ذلك يجوز أن يقتصر أهل البيت الواحد ولو كانوا عائلتين على أضحية واحدة ويتأتى بذلك فضيلة الأضحية.