والقلب إذا ذاق طعم عبادة الله والإخلاص له لم يكن عنده شيء قط أحلى من ذلك ولا ألذ ولا أطيب.
❝Apabila hati telah merasakan nikmat beribadah kepada Allah dan ikhlas untuk-Nya, maka tidak ada sesuatu pun yang lebih manis, lebih lezat, dan lebih baik daripada itu.❞
❝Ini adalah musibah yang besar dan kemungkaran yang besar. Banyak kaum muslimin yang terjatuh ke dalamnya. Kita memohon perlindungan kepada Allah dari hal tersebut. Seseorang bangun untuk memenuhi kebutuhan dunianya dan untuk menunaikan hak sesama makhluk, namun ia tidak bangun untuk menunaikan hak Allah.❞
📚 Majmū‘ Al-Fatāwā (29/179)
🪶 Penjelasan:
Banyak orang yang mampu bangun pagi demi pekerjaan, perdagangan, sekolah, perjalanan, atau urusan dunia lainnya. Namun ketika tiba waktu Shalat Subuh, ia tetap tertidur dan tidak menunaikan kewajiban yang merupakan hak Allah atas dirinya. Padahal hak Allah lebih agung dan lebih berhak untuk ditunaikan daripada seluruh hak makhluk. Karena itu, meninggalkan atau melalaikan Shalat Subuh merupakan perkara yang sangat berbahaya dan termasuk kemungkaran yang besar.
🎙️ Dari Yahya bin Abi Katsir rahimahullah, beliau berkata:
❝Dahulu dikatakan bahwa pokok tawadhu' (rendah hati) itu ada tiga perkara:
1. Memulai mengucapkan salam kepada siapa saja yang engkau temui.
2. Ridha duduk di tempat yang biasa atau sederhana dalam suatu majelis, tidak selalu ingin duduk di tempat yang paling depan atau paling terhormat.
3. Tidak suka mencari popularitas, pujian, dan riya' dengan amal-amal kebaikan yang dilakukan.❞
📚 At-Targhib wat Tarhib lil Taimi no. 645
عن يحيى بن أبي كثير رحمه الله قال :
كان يقال رأس التواضع ثلاثة:
١. أن تبدأ بالسلام على من لقيت،
٢. وأن ترضى بالدون من شرف المجلس ،
٣. وأن تكره السمعة والمدحة والرياء بالبر .