Не попадитесь на накрученные каналы! Узнайте, не накручивает ли канал просмотры или
подписчиков
Проверить канал на накрутку
Телеграм канал «PONPES ASSUNNAH BATU»
PONPES ASSUNNAH BATU
8.4K
0
4.2K
1.8K
18.3K
Channel Resmi Mahad As Sunnah Batu Jawa Timur, di bawah bimbingan Asatidzah Mahad As Sunnah, Al Ustadz Usamah Faishal Mahri hafidzahullah, Al Ustadz Abdusshamad Bawazier hafidzahullah, dan Al Ustadz Ahmad Khadim hafidzahullah
✊ KEBEBASAN SEJATI: KETIKA MANUSIA MENJADI HAMBA ALLAH
▫️▫️▫️
⁉️ Manusia sejak dahulu berbicara tentang kebebasan. Bebas dari tekanan, bebas dari aturan, bebas menentukan pilihan. Namun, Islam mengajarkan satu pertanyaan yang lebih mendasar: bebas menuju ke mana?
📌 Allah ﷻ tidak menciptakan manusia tanpa tujuan. Dia berfirman:
📖 “Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku.”
(QS. Adz-Dzariyat: 56)»
✏️ Maka, tujuan tertinggi manusia bukanlah terbebas dari segala bentuk penghambaan, tetapi membebaskan dirinya dari seluruh penghambaan kepada makhluk untuk mengabdi hanya kepada Allah.
❓ BEBAS DARI SIAPA?
Manusia pada hakikatnya tidak pernah benar-benar hidup tanpa penghambaan. Jika seseorang tidak tunduk kepada Allah, bukan berarti ia menjadi manusia yang sepenuhnya bebas.
⛔️ Ia bisa menjadi hamba hawa nafsu.
▶️ Hamba popularitas.
💵 Hamba materi.
💱 Hamba pemikiran.
❌ Hamba keinginan manusia.
⚠️ Bahkan, tanpa disadari, ia bisa menjadi hamba setan.
📖 “Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu, wahai anak cucu Adam, agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, ia adalah musuh yang nyata bagimu.”
(QS. Yasin: 60)»
Di sinilah letak hubungan yang sangat penting: semakin kuat penghambaan seseorang kepada Allah, semakin berkurang penghambaan dirinya kepada selain Allah.
Sebaliknya, ketika seseorang melepaskan diri dari ketaatan kepada Allah dengan alasan kebebasan, ia belum tentu menjadi bebas. Bisa jadi ia hanya berpindah dari satu perbudakan menuju perbudakan yang lain.
🚩 KEBEBASAN YANG DIBAWA ISLAM
Islam datang untuk membebaskan manusia dari belenggu manusia menuju penghambaan kepada Rabb manusia.
Makna ini tergambar dalam perkataan yang masyhur dari sahabat Rib‘ī bin ‘Āmir رضي الله عنه ketika berbicara kepada Rustum, pemimpin Persia:
☝️ “Sesungguhnya Allah mengutus kami untuk mengeluarkan manusia dari penghambaan kepada sesama manusia menuju penghambaan kepada Rabb manusia; dari kesempitan dunia menuju keluasan dunia dan akhirat; dan dari kezaliman berbagai agama menuju keadilan Islam.”
📌 Kalimat tersebut merangkum hakikat kebebasan dalam Islam: kemuliaan manusia bukan terletak pada terbebas dari semua aturan, tetapi pada terbebas dari ketundukan kepada selain Allah.
📣 KETIKA “KEBEBASAN” MENJADI BELENGGU
Di zaman modern, tidak sedikit seruan yang mengatasnamakan kebebasan, tetapi justru mengajak manusia melepaskan diri dari batasan agama.
🔗 Syariat dianggap sebagai belenggu. Perintah Allah dianggap menghalangi kebebasan. Hawa nafsu justru diberi nama hak pribadi.
Padahal, jika kebebasan berarti mengikuti setiap keinginan tanpa batas, manusia justru dapat menjadi tawanan keinginannya sendiri.
📖 “Maka hadapkanlah wajahmu kepada agama Allah dengan lurus. Itulah fitrah Allah yang Dia telah menciptakan manusia di atasnya.”
(QS. Ar-Rum: 30)»
Manusia diciptakan dengan fitrah untuk mengenal dan tunduk kepada Penciptanya.
✔️ Karena itu, penghambaan kepada Allah bukan kehinaan, tetapi kemuliaan. Bukan belenggu, tetapi pembebasan.
Ketika seorang hamba benar-benar tunduk kepada Allah, ia tidak lagi mudah diperbudak oleh pujian manusia, harta, jabatan, hawa nafsu, tren, atau tekanan zaman.
Itulah kebebasan sejati: ketika hati hanya tunduk kepada Allah, sehingga tidak mudah tunduk kepada selain-Nya.
✔️ Semakin sempurna ubudiyah kepada Allah, semakin sempurna pula kebebasan seorang manusia dari penghambaan kepada selain-Nya.
ما تركوه إلا لأنه ليس من الدين ولأنه تشبه بالنصارى، وقد حذرهم النبي -ﷺ-، من التشبه بالنصارى
🎙"Tidaklah mereka (para sahabat) meninggalkan perayaan maulid; kecuali disebabkan amalan tersebut bukan bagian dari agama.
Dan itu (acara maulid nabi -red) merupakan bentuk tasyabbuh (meniru amalan) kaum Nashara, dan Rasulullah ﷺ telah memperingatkan para sahabat dari tasyabbuh dengan Nashara."
فمعلوم أن إقامة المولد على الوصف المعهود بين الناس بدعة محدثة، وكل بدعة ضلالة، فالإنفاق على إقامة البدعة لا يجوز! والوصية به غير نافذة.
☝️ "Maka telah diketahui bahwa acara maulid sesuai kriteria yang biasa dilakukan di tengah manusia merupakan bid'ah yang diada-adakan, dan setiap bid'ah itu sesat!
⚠️ Maka sumbangsih terhadap pelaksanaan bid'ah itu tidak boleh, dan berwasiat dengannya tidak boleh dilaksanakan."
👆💡 Jika Allah Menghendaki Kebaikan Kepada Seorang Hamba
▫️▫️▫️
✅ Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,
👍 "Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang, maka Allah akan membantunya dengan waktu dan Allah jadikan waktunya membantu hamba tersebut.
❌ Dan jika Allah menghendaki keburukan bagi seorang hamba, maka Allah jadikan waktunya menjadi bencana atasnya dan waktunya membuat hamba tersebut resah.
Setiap kali hamba itu bergegas untuk beranjak (melaksanakan hal bermanfaat), maka waktu tidak mendukungnya.
✅ Adapun orang pertama, setiap kali jiwanya berkeinginan untuk berdiam, maka waktu membangunkannya dan mensupportnya."