Не попадитесь на накрученные каналы! Узнайте, не накручивает ли канал просмотры или
подписчиков
Проверить канал на накрутку
Телеграм канал «PONPES ASSUNNAH BATU»
PONPES ASSUNNAH BATU
8.5K
0
4.5K
1.9K
17.1K
Channel Resmi Mahad As Sunnah Batu Jawa Timur, di bawah bimbingan Asatidzah Mahad As Sunnah, Al Ustadz Usamah Faishal Mahri hafidzahullah, Al Ustadz Abdusshamad Bawazier hafidzahullah, dan Al Ustadz Ahmad Khadim hafidzahullah
✍️🌟 Indahnya Memilih Kata: Pelajaran Komunikasi yang Baik dari Harun ar-Rasyid dan Kedua Putranya
▫️▫️▫️
1. Kecemburuan Seorang Ibu
🌟 Dikisahkan bahwa Khalifah Harun ar-Rasyid memiliki dua putra dari ibu yang berbeda: Muhammad al-Amin, putra Zubaidah binti Ja‘far, dan Abdullah al-Ma’mun, putra Marajil. Zubaidah pernah mempertanyakan kecenderungan suaminya kepada al-Ma’mun.
Untuk menjelaskan alasannya, Harun ar-Rasyid menguji kedua putranya melalui sebuah pertanyaan sederhana.
Kisah ini dinukil oleh Syekh Khalid bin Utsman as-Sabt dari tulisan Syekh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd berjudul اكسُ أَلْفَاظَكَ (Pilihlah Ungkapanmu dengan Baik).
2. Siwak dan Permainan Makna
🌤 Harun ar-Rasyid memperlihatkan beberapa batang siwak kepada al-Amin, lalu bertanya, “Apa ini?” Al-Amin menjawab, مَسَاوِيكُ, bentuk jamak dari miswak, yaitu kayu untuk membersihkan gigi.
Jawaban itu benar secara bahasa. Namun, bunyi kata tersebut dapat mengingatkan pendengar pada مَسَاوِئُكَ (masāwi’uka), yang berarti “keburukan-keburukanmu” atau “aib-aibmu”.
Di sinilah letak permainan katanya: ungkapan yang benar secara harfiah dapat menimbulkan kesan kurang pantas ketika diucapkan kepada orang lain.
3. Jawaban al-Ma’mun yang Santun
🌥 Ketika al-Ma’mun ditanya dengan pertanyaan yang sama, ia menjawab, ضِدُّ مَحَاسِنِكَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ, artinya, “Lawan dari kebaikan-kebaikan Anda, wahai Amirul Mukminin.”
Ia memilih ungkapan yang cerdas sekaligus menjaga kehormatan ayahnya.
✍️ Jawaban tersebut menunjukkan bahwa komunikasi yang baik bukan hanya tentang benar atau salah, tetapi juga tentang kecermatan memilih kata dan memahami perasaan lawan bicara.
4. Kecerdasan Bahasa dan Fakta Sejarah
Kisah ini memberikan pelajaran tentang pentingnya adab dalam berbicara.
Namun, kita perlu membedakan hikayat dan fakta sejarah. Secara historis, Harun ar-Rasyid justru menetapkan al-Amin sebagai penerus pertama kekhalifahan, sedangkan al-Ma’mun ditempatkan sesudahnya dalam urutan suksesi.
✏️ Karena itu, kisah permainan kata ini lebih tepat dipahami sebagai anekdot tentang kecerdasan berbahasa, bukan bukti pasti mengenai siapa yang lebih layak memerintah.
5. Pelajaran bagi Ayah, Anak, dan Pemimpin
✏️ Seorang ayah, terlebih jika memegang tanggung jawab besar, perlu membangun komunikasi yang terbuka dan menjelaskan alasan di balik keputusannya.
Anak pun perlu menyampaikan pendapat dengan jujur, santun, dan penuh penghormatan. Komunikasi yang baik dapat mencegah kesalahpahaman, mengurangi kecemburuan, menjaga keharmonisan keluarga, serta membangun kepercayaan.
✔️ Sebagaimana pelajaran dari kisah ini, perkataan yang tepat bukan sekadar menunjukkan kecerdasan, tetapi juga mencerminkan adab dan kebijaksanaan.
📚 Faedah penting
Berpikir sebelum berbicara. Pertimbangkan makna, konteks, dan dampak perkataan.
Menjaga adab kepada orang tua. Sampaikan pendapat dengan santun tanpa mengorbankan kebenaran.
Menghindari prasangka. Orang tua perlu menjelaskan keputusan agar tidak menimbulkan kecemburuan.
Mendidik anak secara adil. Perbedaan kemampuan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak anak lainnya.
Membangun kepercayaan. Komunikasi terbuka memperkuat hubungan keluarga dan kepemimpinan.
❄️Al-Imam Abu Hatim Muhammad Ibnu Hibban Al-Busti rahimahullah berkata,
“Barang siapa yang tidak menjaga langgengnya cinta persaudaraan, maka akan hilang darinya buah dari persaudaraan dan saudara-saudaranya akan putus asa darinya.
Dan barang siapa yang meninggalkan saudara-saudaranya karena tidak mau menjaga kelanggengan cinta, maka dia akan hidup tanpa saudara.
Hal itu seperti seseorang yang enggan untuk mengambil air karena takut basah, maka dia akan mati kerana kehausan.”