Не попадитесь на накрученные каналы! Узнайте, не накручивает ли канал просмотры или
подписчиков
Проверить канал на накрутку
Телеграм канал «PONPES ASSUNNAH BATU»
PONPES ASSUNNAH BATU
8.5K
0
4.5K
1.8K
17.1K
Channel Resmi Mahad As Sunnah Batu Jawa Timur, di bawah bimbingan Asatidzah Mahad As Sunnah, Al Ustadz Usamah Faishal Mahri hafidzahullah, Al Ustadz Abdusshamad Bawazier hafidzahullah, dan Al Ustadz Ahmad Khadim hafidzahullah
📌 Masjid Al Istiqomah Ponpes As-Sunnah Batu
٢ - باب ذكر إصلاح السرائر بلزوم تقوى الله
قال أبو حاتم : العاقل يدير أحواله بصحة الورع، ويمضي أسبابه بلزوم التقوى؛ لأن ذلك أول شعب العقل، وليس له إليه سبيل إلا بصلاح القلب
⚠️ "Janganlah kalian saling hasad, saling menipu dalam jual beli najasy (manipulasi harga), saling membenci, saling membelakangi (memutus hubungan), dan janganlah sebagian kalian menjual di atas jualan sebagian yang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.
Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, tidak boleh menzaliminya, tidak boleh menelantarkannya, dan tidak boleh merendahkannya.
✍️ Takwa itu di sini - beliau menunjuk dadanya tiga kali - Cukuplah seseorang dikatakan berbuat jahat jika ia merendahkan saudaranya sesama Muslim. Setiap Muslim atas Muslim lainnya adalah haram: darahnya, hartanya, dan kehormatannya."
🎙 Rasulullah ingatkan, setiap Muslim atas Muslim lain haram darahnya, nyawanya, kehormatannya, dan harta bendanya tidak boleh diganggu, dizalimi. Di sisi lain, Sunnah dalam Hadis Ijban ini juga pelajaran bagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم mencontohkan membela sahabatnya, maka itu juga Sunnah.
✏️ Kamu membela orang yang kamu tahu dituduh tidak seperti yang dituduhkan, kamu kenal betul siapa Fulan, jangan kamu diam, jangan kamu biarkan. Bela itu kehormatan saudaramu, sebagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم contohkan.
Malik, jangan kamu katakan dia munafik, jangan kamu katakan dia tidak cinta Allah dan Rasul-Nya. Dia ucapkan Lailahaillallah, dia mengharap dengan itu wajhullah dibela oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم.
🎙 Ustadzuna Usamah Mahri hafizhahullah menjelaskan dalam kajian Kitab at Tauhid