Не попадитесь на накрученные каналы! Узнайте, не накручивает ли канал просмотры или
подписчиков
Проверить канал на накрутку
Телеграм канал «PONPES ASSUNNAH BATU»
PONPES ASSUNNAH BATU
8.2K
0
4.0K
2.1K
18.3K
Channel Resmi Mahad As Sunnah Batu Jawa Timur, di bawah bimbingan Asatidzah Mahad As Sunnah, Al Ustadz Usamah Faishal Mahri hafidzahullah, Al Ustadz Abdusshamad Bawazier hafidzahullah, dan Al Ustadz Ahmad Khadim hafidzahullah
🎙👑💎🔈 MEREKA MENJADI TELADAN TERBAIK BAGI GENERASI SETELAHNYA
▫️▫️▫️
💡 Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal, seorang imam (pemuka dan teladannya) ahlus sunnah. Tegak kokoh dalam fitnah besar ketika itu, beliau bagaikan batu karang di tengah hantaman ombak dan hempasan badai. Seorang dengan keilmuan yang sangat luas dan hafalan yang sangat kokoh. Hingga dijuluki dengan Imamu Ahlis Sunnah (pemukanya ahlus sunnah)...
🥑 Di antara sekelumit bukti luasnya ilmu Ahmad bin Hanbal rahimahullah, yang dinyatakan langsung oleh sang murid, al-Imam Ibrahim al-Harbi rahimahullah, beliau berkata,
رأيت أبا عبد الله، كأن الله جمع له علم الأولين والآخرين.
👑 “Aku melihat Abu Abdillah (Ahmad bin Hanbal -pen), seakan Allah mengumpulkan untuknya ilmu orang dahulu dan ilmu orang belakangan.”
🟢 Terkait hafalan, dipersaksikan oleh salah seorang murid besar beliau, Abu Zur'ah ar-Razi, seorang pakar hadits yang disejajarkan oleh para ulama dengan al-Bukhari dari segi kekuatan hafalannya. Beliau menegaskan kepada putra al-Imam Ahmad, yaitu Abdullah, kata beliau rahimahullah,
أبوك يحفظ ألف ألف حديث.
🎤 "Ayahmu telah hafal 1 juta hadits."
Allahu Akbar...!
✏️ Penulis sering mengulang-ulang penjelasan, ketika dalam kesempatan membawakan narasi dari Abu Zur'ah ini, penulis sampaikan bahwa 1 juta hadits jangan disamakan dengan uang 1 juta rupiah dengan pecahan uang 100 ribu atau 50 ribu!!! Kalau anda ingin mengetahui seberapa banyak 1 juta hadits itu, coba anda tulis satu hadits di setiap satu lembar kertas, dan kumpulkan sebanyak 1 juta, dari situ anda akan memahami dengan sebenar-benarnya dari angka 1 juta hadits.
💎 Bahkan persaksian spektakuler tentang kapabilitas keilmuan al-Imam Ahmad rahimahullah datang dari teman sejawat yang juga sangat berilmu di masanya. Al-Imam Ishaq bin Rahuyah rahimahullah mengisahkan,
كنت أجالس أحمد وابن معين، ونتذاكر، فأقول: ما فقهه؟ ما تفسيره؟ فيسكتون إلا أحمد
💭 "Aku pernah duduk-duduk dengan Ahmad dan Yahya ibnu Ma'in, kami saling berdiskusi ilmu, maka aku bertanya,
💬 “Apa fikihnya? Apa tafsirnya (dari ilmu ini)?”
✔️ Seluruhnya diam kecuali Ahmad."
📌 Sekaliber Ishaq bin Rahuyah rahimahullah, sang hafidz yang sangat kuat hafalannya, begitu pula Yahya bin Ma'in rahimahullah, sang imam yang sangat pakar di bidang Jarh wa Ta'dil itu. Keduanya merupakan pemuka ulama di masanya, dan rujukan para penuntut ilmu ketika itu. Kendati demikian, ketika berdiskusi dan murajaah ilmu, lebih memilih untuk diam ketika Ahmad bin Hanbal di tengah-tengah mereka, padahal Ahmad adalah yang paling mudanya di antara mereka.
✔️ Demikianlah para ulama di setiap generasi, sifat tawadhu dan kehati-hatian sangat menghiasi diri-diri mereka. Mereka pun sangat menghormati orang yang berilmu di antara mereka, sekali pun dia masih muda usianya.
💭 Ahmad bin Hanbal rahimahullah bukan hanya sebagai imam di bidang ilmu dan hadits saja, bahkan beliau juga imam dan teladan umat dalam akhlak dan perangainya.
🕯 Al-Husain bin Ismail rahimahullah menyampaikan dari ayahnya,
كان يجتمع في مجلس أحمد زهاء خمسة آلاف - أو يزيدون - نحو خمس مائة يكتبون، والباقون يتعلمون منه حسن الأدب والسمت.
📊 "Dahulu ada sekitar lima ribu orang -atau lebih- yang biasa berkumpul di majelisnya Ahmad, hanya sekitar lima ratus orang saja yang menulis, selebihnya mereka mempelajari dari beliau adab yang baik dan sopan santun."
✏️ Sebagai penutup, satu pernyataan lagi dari al-Marrūdzi rahimahullah tentang akhlak mulia al-Imam Ahmad, kata beliau,
لم أر الفقير في مجلس أعز منه في مجلس أحمد، كان مائلا إليهم، مقصرا عن أهل الدنيا، وكان فيه حلم، ولم يكن بالعجول، وكان كثير التواضع، تعلوه السكينة والوقار...
💧 "Aku belum pernah menyaksikan orang miskin di sebuah majelis yang lebih dimuliakan daripada di majelisnya Ahmad, beliau berempati kepada mereka, mengabaikan ahli dunia, lemah lembut pada diri beliau, tidak serampangan, beliau sangat rendah hati, sangat tenang dan berwibawa."
📚 Siyar A'lāmin Nubalā' 11/188-316
✍️ Sore hari, bersama santri MTW banin as-Sunnah Batu