Каталог каналов Каналы в закладках Новинка Мои каналы Поиск постов Рекламные посты
Инструменты
Каталог TGAds Мониторинг Детальная статистика Анализ аудитории Бот аналитики
Полезная информация
Инструкция Telemetr Документация к API Чат Telemetr
Полезные сервисы

Не попадитесь на накрученные каналы! Узнайте, не накручивает ли канал просмотры или подписчиков Проверить канал на накрутку
Прикрепить Телеграм-аккаунт Прикрепить Телеграм-аккаунт

Телеграм канал «CTIS II Channel Telegram Ilmu Syar'i ||»

CTIS II Channel Telegram Ilmu Syar'i ||
2.6K
0
19
10
55
🔖 Belajar Meniti Jalan Salafussholih dengan bimbingan ulama kibar.
Подписчики
Всего
1 000
Сегодня
-1
Просмотров на пост
Всего
18
ER
Общий
1.78%
Суточный
1.2%
Динамика публикаций
Telemetr - сервис глубокой аналитики
телеграм-каналов
Получите подробную информацию о каждом канале
Отберите самые эффективные каналы для
рекламных размещений, по приросту подписчиков,
ER, количеству просмотров на пост и другим метрикам
Анализируйте рекламные посты
и креативы
Узнайте какие посты лучше сработали,
а какие хуже, даже если их давно удалили
Оценивайте эффективность тематики и контента
Узнайте, какую тематику лучше не рекламировать
на канале, а какая зайдет на ура
Попробовать бесплатно
Показано 7 из 2 620 постов
Смотреть все посты
Пост от 05.04.2026 09:04
1
0
0
🌿 Penutup

Ketahuilah…

👉 Mencampur antara yang haq dan batil adalah metode lama ahli syubhat

Sebagaimana firman Allah:

{وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ}
(البقرة: 42)

"Janganlah kalian mencampuradukkan yang benar dengan yang batil."

Yang terjadi hari ini bukan sekadar perbedaan…

Tetapi:

👉 Upaya menolak kebenaran
dengan cara menyamakan yang tidak sama

Kalimat Kunci

👉 Jika ada hujjah, maka itu diikuti
👉 Jika tidak ada hujjah, maka tidak bisa dijadikan sandaran

Bukan:

▪️ Siapa yang berbicara

Tetapi:

👉 Apa yang dibawa berupa kebenaran

🤲 نسأل الله السلامة والعافية

✍️ Abu Fuad Saiful
Makassar, 16 Syawwal 1447 H/5 April 2026 M
__
📲📡 Join • Save • Share ll
🔰 https://t.me/Salafy_Sulawesi

▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Пост от 05.04.2026 07:58
2
0
0
🌿 Penutup

Ketahuilah…

👉 Mencampur antara yang haq dan batil adalah metode lama ahli syubhat

Sebagaimana firman Allah:

{وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ}
(البقرة: 42)

"Janganlah kalian mencampuradukkan yang benar dengan yang batil."

Yang terjadi hari ini bukan sekadar perbedaan…

Tetapi:

👉 Upaya menolak kebenaran
dengan cara menyamakan yang tidak sama

Kalimat Kunci

👉 Jika ada hujjah, maka itu diikuti
👉 Jika tidak ada hujjah, maka tidak bisa dijadikan sandaran

Bukan:

▪️ Siapa yang berbicara

Tetapi:

👉 Apa yang dibawa berupa kebenaran

🤲 نسأل الله السلامة والعافية

✍️ Abu Fuad Saiful
Makassar, 16 Syawwal 1447 H/t April 2026 M
__
📲📡 Join • Save • Share ll
🔰 https://t.me/Salafy_Sulawesi

▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Пост от 05.04.2026 07:58
2
0
0
🔥 Qiyas yang Menyesatkan: Menyamakan yang Tidak Sama demi Menolak Kebenaran

Fenomena Pembelaan Kesalahan dengan Mengaburkan Perbedaan Hakikat

(Bagian Ketujuh)

Muqaddimah

Bismillah…

Di antara bentuk penyimpangan ilmiah yang paling berbahaya dalam fitnah ini adalah:

➡️ Melakukan qiyas yang batil
yaitu:
➡️ Menyamakan dua perkara yang hakikatnya berbeda

Sehingga:

❗ Yang benar dianggap salah
❗ Yang salah dianggap benar

Dan akhirnya:

👉 Kebenaran menjadi kabur di mata manusia

⚠️ Syubhat yang Diangkat

Mereka mengatakan:

"Apa bedanya kalian dengan jumhur asatidzah dahulu, ketika mereka menolak ta’dil Syaikh Abdullah Al-Bukhari terhadap ustadz Luqman, dengan sikap kalian hari ini yang menolak ta’dil Syaikh Arafat terhadap ustadz Abul Harits?"

Lalu mereka menutup dengan ungkapan:

"ما أشبه الليلة بالبارحة"

"Betapa mirip malam ini dengan kemarin."

Sekilas tampak ilmiah,
Namun hakikatnya:

Ini adalah qiyas yang batil

❌ Letak Kesalahan Mendasar

Kesalahan mereka terletak pada:

▪️ Menyamakan dua kasus tanpa memahami hakikat masing-masing

Padahal dalam kaidah ilmiah:

📖 الحكم على الشيء فرع عن تصوره

"Hukum terhadap sesuatu adalah cabang dari pemahaman yang benar terhadapnya."

Jika tashawwur salah, maka hukum pun ikut  salah

🔍 Pembedahan

1️⃣ Kasus yang Mereka Jadikan Dalih

Pada kasus terdahulu:

▪️ Terdapat ta’dil dari Syaikh Abdullah Al-Bukhari

Namun:

❗ Ta’dil tersebut tidak berdiri sendiri

Melainkan:

✓ disertai penolakan terhadap jarh
✓ dijelaskan bahwa jarh tersebut:
▪️ Dibangun di atas hudzudzunnafs
▪️ Atau data yang tidak benar

📌 Artinya:

👉 Ta’dil tersebut menjadi ta’dil mufassar
karena:

▪️ Ia membantah isi jarh secara ilmiah

2️⃣ Realita Kasus Sekarang

Dalam kasus yang sedang terjadi:

👉 Terdapat jarh mufassar (rinci dan jelas)

Namun:

❌ Tidak ada bantahan terhadap rincian jarh
❌ Tidak ada pembuktian bahwa data tersebut salah
❌ Tidak ada klarifikasi ilmiah terhadap poin-poin yang dikritik

Yang ada hanyalah:

👉 Ta’dil yang bersifat mujmal (global)

⚖️ Perbedaan yang Tidak Bisa Disamakan

Perbedaan mendasar antara dua kasus ini adalah:

▪️Ta’dil yang disertai bantahan terhadap jarh, ini ta'dil mufassar
▪️Ta’dil tanpa bantahan terhadap jarh, ini ta'dil mujmal

💣 Maka:

👉 Menyamakan keduanya adalah kesalahan ilmiah yang fatal

💥 Mengapa Ini Disebut Qiyas Batil?

Karena mereka:

❌ Menyamakan yang berbeda
❌ Mengabaikan keberadaan hujjah
❌ Dan membangun kesimpulan di atas kesamaan yang semu

Padahal:

▪️ Perbedaan antara dua kasus ini bukan perbedaan kecil

Tetapi:

💣 Perbedaan antara adanya hujjah dan tidak adanya hujjah

🎯 Kaidah Penentu

Ahlus Sunnah menetapkan:

📖 الجرح المفسر مقدم على التعديل المجمل

Artinya:
👉 Jarh yang rinci didahulukan
atas ta’dil yang global

📌 Dan kaidah ini tidak gugur hanya dengan:

❌ Adanya ta’dil tanpa penjelasan
❌ Atau sekadar klaim pembelaan

⚠️ Talbis yang Terjadi

Mereka ingin membangun kesan:

▪️"Ini sama saja seperti kasus dulu"

Padahal hakikatnya:

❌ Tidak sama
❌ Berbeda secara prinsip
❌ Berbeda secara ilmiah

💣 Ini adalah bentuk:

👉 Pengaburan antara hujjah dan klaim

🔊 Penegasan

Ayyuhal ikhwah…

Ketahuilah:

➡️ Ta’dil yang membantah jarh tidak sama dengan ta’dil yang diam dari jarh

➡️ Dan:

➡️ Ta’dil yang kosong dari hujjah tidak bisa menggugurkan jarh yang jelas

⚠️ Bahaya Metode Ini

Jika qiyas batil ini diterima:

▪️ Setiap bantahan akan dianggap konflik lama
▪️ Setiap jarh akan ditolak dengan alasan "ini sudah pernah terjadi"
▪️ Dan setiap kesalahan akan terlindungi

💣 Maka runtuhlah kaidah ilmiah dalam agama
Пост от 04.04.2026 06:08
1
0
0
💥 BARU 💥

🔎 BERSIKAP TELITI/BERTASABBUT DALAM MENUKIL SUATU PERKARA DARI PARA ULAMA

[التثبت في النقل عن أهل العلم]

قال الإمام ابن القيم رحمه الله في إعلام الموقعين ٢٣٠/٤:

(كثيرا ما يحكى عن الأئمة ما لا حقيقة له).

وقال رحمه الله في الكلام في مسائل السماع ٣٢٣:

(والكذب على المشايخ كثير جدا، وقد رأى أهل العلم وسمعوا من ذلك ما لا يحصيه إلا الله تعالى).

وقال رحمه الله مدارج السالكين ٢٢٠/٣

(وما أكثر ما ينقل الناس المذاهب الباطلة من العلماء بالأفهام القاصرة، ولو ذهبنا تذكر ذلك لطال جدا، وإن ساعد الله تعالى أفردنا له كتابا).

عرفات المحمدي

📎 https://t.me/Arafatbinhassan/17295

✍🏼 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata dalam I‘lam al-Muwaqqi‘in (4/230):

“Sering kali dinisbatkan kepada para imam sesuatu yang tidak memiliki hakikat (tidak benar adanya).”

Beliau rahimahullah juga berkata dalam  pembahasan kitab "Masaailus Sama'" (hlm. 323):

“Kedustaan atas nama para masyayikh (ulama) sangatlah banyak. Sungguh para ulama telah melihat dan mendengar dari hal tersebut sesuatu yang tidak dapat dihitung jumlahnya kecuali oleh Allah Ta‘ala.”

Dan beliau rahimahullah menjelaskan pula dalam kitab Madariju as-Sālikīn (3/220):

“Betapa banyak pendapat yang dinukil oleh orang-orang berupa madzhab-madzhab yang batil dari para ulama disebabkan pemahaman mereka yang dangkal. Seandainya kita hendak menyebutkan itu semua, niscaya akan menjadi tulisan yang sangat panjang. Jika Allah Ta‘ala memudahkan, kami akan mengkhususkannya dalam sebuah kitab tersendiri.”

✍🏻 Arafat al-Muhammadi

➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo

Media Dakwah Salafy Palopo

🔄
Пост от 03.04.2026 06:06
6
0
0
Видео/гифка
Пост от 03.04.2026 06:06
6
0
0
💡  TANYA JAWAB
➖➖➖➖➖➖➖

📚 KAPANKAH WAKTU MEMBACA SURAH AL KAHFI PADA HARI JUMAT ?

🎙 Dijawab oleh : Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

⏳ Durasi : (04:43)

#alkahfi #jumat

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
📲 Turut Sebarkan : https://t.me/Ahlussunnah_Papua

🤝 Gabung dan Sebarkan

🌱 Tebarkan Dakwah Salaf Dari Ujung Timur Indonesia (Papua)
Пост от 03.04.2026 06:06
5
0
0
🗓📍HARI JUMAT BUKTI HIDAYAH ALLAH BAGI MUSLIMIN, YANG TERLUPUT BAGI YAHUDI DAN NASHARA

Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab shahih yang beliau susun, pada hadits ke-856;

Dari Abu Hazim dari Abu Hurairah, dan dari Rib'i bin Hirasy dari Hudzaifah, beliau berdua radhiyallahu anhuma berkata, Rasulullah ﷺ telah bersabda:

أَضَلَّ اللهُ عَنِ الْجُمُعَةِ مَنْ كَانَ قَبْلَنَا، فَكَانَ لِلْيَهُودِ يَوْمُ السَّبْتِ، وَكَانَ لِلنَّصَارَى يَوْمُ الْأَحَدِ، فَجَاءَ اللهُ بِنَا فَهَدَانَا اللهُ لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ، فَجَعَلَ الْجُمُعَةَ، وَالسَّبْتَ، وَالْأَحَدَ، وَكَذَلِكَ هُمْ تَبَعٌ لَنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ، نَحْنُ الْآخِرُونَ مِنْ أَهْلِ الدُّنْيَا، وَالْأَوَّلُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، الْمَقْضِيُّ لَهُمْ قَبْلَ الْخَلَائِقِ

"Allah telah menentukan terluputnya umat sebelum kita dari (keutamaan) hari Jumat. Adapun Yahudi mereka memilih hari Sabtu. Sedangkan bagi Nashara mereka memilih hari Ahad. Sehingga Allah tetapkan (urutan hari raya bagi masing-masingnya pada) Jumat, Sabtu dan Ahad. Demikian pulalah mereka akan akan berada di urutan setelah kita pada hari kiamat. Kita memang penduduk dunia yang terakhir, tapi kita adalah yang (urutan) pertama pada hari kiamat, yang akan diberi keputusan pertama sebelum makhluk lainnya."

Lalu apa makna terluputnya umat-umat sebelum kita dari keutamaan Jumat? Para ulama telah berbeda pendapat. Adapun yang dipilih oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah, beliau berfatwa:

الأقرب والله أعلم هو الأول أنهم فرض عليهم الجمعة واختلفوا فيه ولم يهتدوا له، اليهود يوم السبت والنصارى يوم الأحد، وهدى الله هذه الأمة ليوم الجمعة وبينه لها فضلًا منه وإحسانًا.

"Yang lebih dekat kebenarannya wallahu a'lam yaitu yang pertama, bahwa telah Allah telah mewajibkan kepada mereka ibadah di hari Jumat. Namun mereka sendiri berselisih tentang hari apakah persisnya (hari yang disebut Jumat itu), dan mereka tidak diberi hidayah untuk tepat menemukannya. Yahudi (mengira) hari Sabtu, Nashara (menduga) hari Ahad. Sementara Allah memberi hidayah kepada umat (Islam) ini tepat mendapatkan hari Jumat, juga menjelaskannya kepada mereka, sebagai bukti karunia keutamaan dan kebaikan-Nya kepada mereka."

📚Sumber:
https://binbaz.org.sa/audios/2916/41-من-حديث-نحن-الاخرون-الاولون-يوم-القيامة-ونحن-اول-من-يدخل-الجنة

•••❁○┈○❁•••
Channel Telegram:
Salafy Probolinggo
t.me/ahlussunnahprobolinggo

#jumat
Смотреть все посты