💐📝NIKMATILAH MASA SHALAT DAN IBADAH JANGAN TERGESA MENUNTASKANNYA KARENA ITU MASA-MASA TERBAIK KITA DI DUNIA
Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan:
"Wahai saudaraku, ketika engkau berdiri untuk shalat, engkau akan mendapati pergolakan dan pertarungan di dalam dirimu. Dirimu (hawa nafsu) akan membisikkan: 'Cepatlah, cepatlah, cepatlah!'
Namun, jangan turuti ia. Katakanlah pada dirimu:
'Aku tahu bahwa aku tidak mendapatkan manfaat dari duniaku kecuali pada saat ini dan dengan amal ini.'
Jika engkau merasakan perasaan ini—bahwa engkau tidak akan memetik manfaat dari hidupmu kecuali dengan ibadah ini dan yang semisalnya—apakah engkau akan lari darinya seperti lari dari singa, atau justru merasa tenang? Jawabannya tentu: Engkau akan merasa tenang.
Wahai saudaraku, renungkanlah hal ini. Ketika engkau berucap: 'Allahu Akbar', lalu engkau mendapati sesuatu dalam dirimu berkata: 'Ayo cepat, selesaikan saja!'
Maka katakanlah: 'Wahai diri, tenanglah, perlahanlah... Aku tidak memiliki apa-apa dalam hidupku kecuali (momen) ini. Tidak ada yang bermanfaat bagiku di kuburku, tidak pula saat kematianku, dan tidak pula di hari kiamat kecuali amal ini.' Tenanglah, wahai saudaraku.
✅Merasakan Dialog dengan Allah
Kemudian, ingatlah saat engkau berada dalam shalatmu, siapakah yang sedang engkau ajak bicara? Engkau sedang bermunajat kepada Zat yang paling engkau cintai, yaitu Allah 'Azza wa Jalla.
• Tidakkah engkau tahu bahwa ketika engkau berucap: {الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ}, Allah Ta’ala berfirman dari atas langit yang tujuh: "Hamba-Ku telah memuji-Ku"?
• Tidakkah engkau tahu ketika engkau berucap: {الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ}, Allah berfirman: "Hamba-Ku telah menyanjung-Ku"?
• Tidakkah engkau tahu ketika engkau berucap: {مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ}, Allah berfirman: "Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku"? Semua ini adalah benar (nyata).
• Tidakkah engkau tahu ketika engkau berucap: {إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ}, Allah berfirman: "Ini adalah antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian"?
• Tidakkah engkau tahu ketika engkau berucap: {اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ}, Allah berfirman: "Ini adalah untuk hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta"?
Adakah kebaikan yang lebih besar dari ini?!! Bagaimana mungkin engkau lari dari berdiri di hadapan Zat yang sedang mengajakmu bicara, padahal Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu?!!
✅Mengenali Hakikat Diri dan Dunia
Wahai saudaraku! Kenalilah dirimu dan untuk apa engkau diciptakan. Demi Allah, seandainya kita merasakan perasaan ini, niscaya ibadah akan terasa ringan bagi kita, dan seluruh dunia ini akan terasa murah (tak berharga) di mata kita.
Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu al-Qayyim rahimahullah—dan beliau benar:
Seandainya dunia ini setara dengan sayap nyamuk, Niscaya Tuhan takkan memberi minum seteguk pun bagi orang kafir. Namun demi Allah, dunia lebih hina di sisi-Nya, Daripada sayap yang lemah untuk terbang itu."
(al-Liqo’ asy-Syahri 40/7)
🇸🇦Naskah dalam Bahasa Arab
قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله تعالى في اللقاء الشهري:
فأنت يا أخي عندما تقوم تصلي تجد عراكاً مع نفسك، مصارعة، نفسك تقول: عجل، عجل، عجل لكن لا تطعها، قل: أنا أعلم أني لا أنتفع من دنياي إلا في هذه اللحظة وبهذا العمل، وإذا شعرت هذا الشعور وأنك لن تنتفع من حياتك إلا بهذا وأمثاله هل تفر منه فرارك من الأسد أم تطمئن؟ الجواب تطمئن، يا أخي فكر في هذا، عندما تقول: الله أكبر.
تجد شيئاً في نفسك يقول: يا الله (مشي مشي) .
قل: يا أخي هوناً هوناً هوناً ما لي من حياتي إلا هذا، ما ينفعني في قبري ولا عند موتي ولا يوم القيامة إلا هذا، اطمئن يا أخي، ثم اذكر وأنت في صلاتك من تناجي يا أخي؟ تناجي أحب شيء إليك وهو الله عز وجل، ألم تعلم أنك إذا قلت: {الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ} [الفاتحة:2] قال الله تعالى من فوق سبع سماوات: حمدني عبدي؟ ألم تعلم أنك إذا قلت: {الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الفاتحة:3] قال الله: أثنى عليَّ عبدي؟ ألم تعلم أنك إذا قلت: {مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ} [الفاتحة:4] قال الله: مجدني عبدي كل هذا حق.