*Sebab Kesesatan Manusia*
Salah satu penyebab terbesar manusia jatuh ke dalam kesalahan dan keburukan adalah karena ia tidak memahami nilai dan kedudukan sesuatu dengan benar.
Ketika seseorang tidak mengenal hakikat dirinya, tidak memahami makhluk lain, dan kehilangan kebijaksanaan dalam menilai, ia akan melihat segala sesuatu secara keliru.
Ada juga orang yang mengenal dirinya, tetapi salah memahami yang lain, ini pun menimbulkan kekeliruan. Sebaliknya, orang yang memahami hakikat sesuatu akan mampu bersikap adil terhadapnya. Siapa yang tidak tahu nilai suatu barang, ia akan melepasnya dengan harga yang sangat rendah.
Akar keburukan pada manusia adalah ketika mereka berpaling dari penjelasan Allah tentang hakikat ciptaan dan posisi setiap makhluk. Akibatnya, mereka terjatuh dalam berbagai bentuk kesyirikan, baik dalam rasa takut, cinta, ketaatan, ibadah, harapan, dan bentuk ketergantungan lainnya.
Karena itulah Allah mengingatkan manusia dalam firman-Nya,
كَيْفَ تَكْفُرُوْنَ بِاللّٰهِ وَكُنْتُمْ اَمْوَاتًا فَاَحْيَاكُمْۚ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ ثُمَّ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ. هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ لَكُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا ثُمَّ اسْتَوٰٓى اِلَى السَّمَاۤءِ فَسَوّٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوٰتٍۗ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌࣖ
“Bagaimana kalian bisa kufur kepada Allah, padahal kalian tadinya mati lalu Dia menghidupkan kalian, kemudian Dia mematikan kalian, lalu Dia menghidupkan kalian kembali, kemudian kepada-Nyalah kalian dikembalikan. Dialah yang menciptakan untuk kalian segala yang ada di bumi.” [QS. Al-Baqarah: 28–29].
Melalui ayat ini, Allah mengajak manusia kembali mengingat asal-usul dirinya dan asal makhluk lain, agar mereka memahami hakikat segala sesuatu secara benar.
Jika para malaikat saja diperintahkan bersujud kepada Adam, maka sungguh aneh bila keturunan Adam justru bersujud kepada makhluk seperti batu, pohon, hewan, manusia, dan yang lain!
#tadabbur