Каталог каналов Каналы в закладках Мои каналы Поиск постов Рекламные посты
Инструменты
Каталог TGAds beta Мониторинг Детальная статистика Анализ аудитории Бот аналитики
Полезная информация
Инструкция Telemetr Документация к API Чат Telemetr
Полезные сервисы

Не попадитесь на накрученные каналы! Узнайте, не накручивает ли канал просмотры или подписчиков Проверить канал на накрутку
Прикрепить Телеграм-аккаунт Прикрепить Телеграм-аккаунт

Телеграм канал «Belajar Tauhid»

Belajar Tauhid
796
0
32
16
904
Terima kasih telah bergabung dengan Chanel Belajar Tauhid dan semoga materi yang ada bermanfaat bagi kita semua.
.
Link e-Book & e-Paper Belajar Tauhid: http://bit.ly/ebook-gratis-belajartauhid
.
Salam 'alaikum
Подписчики
Всего
3 108
Сегодня
-8
Просмотров на пост
Всего
190
ER
Общий
5.15%
Суточный
2.8%
Динамика публикаций
Telemetr - сервис глубокой аналитики
телеграм-каналов
Получите подробную информацию о каждом канале
Отберите самые эффективные каналы для
рекламных размещений, по приросту подписчиков,
ER, количеству просмотров на пост и другим метрикам
Анализируйте рекламные посты
и креативы
Узнайте какие посты лучше сработали,
а какие хуже, даже если их давно удалили
Оценивайте эффективность тематики и контента
Узнайте, какую тематику лучше не рекламировать
на канале, а какая зайдет на ура
Попробовать бесплатно
Показано 7 из 796 постов
Смотреть все посты
Пост от 10.03.2026 01:22
41
0
0
*Jika Allah menerima taubat mereka, kalian tidak akan dirugikan sedikit pun!*

Diceritakan bahwa Ma'ruf al-Kurkhi pernah duduk di tepi Sungai Tigris di Baghdad.

Tiba-tiba lewat sekelompok pemuda di sebuah perahu; mereka memainkan alat-alat musik dan meminum khamr.

Para sahabat Ma'ruf pun berkata, “Bagaimana menurutmu tentang orang-orang ini? Di atas air seperti ini mereka bermaksiat! Berdoalah kepada Allah agar mereka ditimpa keburukan.”

Maka beliau mengangkat kedua tangannya ke langit dan berkata,

إلهي وسيدي .. كما فرحتهم في الدنيا أسألك أن تفرحهم في الآخرة!

“Wahai Sembahan-ku dan Junjungan-ku...sebagaimana Engkau telah membuat mereka bergembira di dunia, aku memohon kepada-Mu agar Engkau membuat mereka bergembira di akhirat.”

Para sahabatnya berkata, “Kami justru memintamu mendoakan keburukan bagi mereka!”

Beliau lantas menjawab,

إذا فرحهم في الآخرة تاب عليهم في الدنيا، ولم يضركم شيء

“Jika Allah membahagiakan mereka di akhirat, berarti Dia telah menerima taubat mereka di dunia, dan itu tidak merugikan kalian sedikit pun.” [Thabaqat al-Auliya hlm. 283]

Pesan moral dari kisah Ma'ruf al-Karkhi tersebut antara lain:

*Pertama: Mengedepankan do'a daripada kutukan*
Ketika melihat orang bermaksiat, sikap yang lebih mulia adalah mendo'akan hidayah dan kebaikan bagi mereka, bukan langsung mendo'akan keburukan.

*Kedua: Berharap kebaikan bagi orang lain*
Orang beriman seharusnya senang jika orang lain mendapat petunjuk dan keselamatan, meskipun sebelumnya mereka melakukan kesalahan.

*Ketiga: Maksiat seseorang tidak mengurangi hak ataupun kedudukan kita*
Jika mereka bertaubat dan menjadi baik, kita tidak dirugikan apa pun. Bahkan itu lebih baik bagi semua.

*Keempat: Pandangan yang luas terhadap rahmat Allah*
Kisah ini mengajarkan optimisme terhadap rahmat Allah, bahwa orang yang hari ini bermaksiat bisa saja besok menjadi orang shalih.

*Kelima: Akhlak orang shalih adalah penuh kasih*
Para wali dan ulama sering melihat potensi kebaikan dalam diri manusia, bukan hanya kesalahannya.

Intinya adalah alih-alih cepat menghakimi atau mendo'akan keburukan bagi pelaku dosa, lebih utama yang dilakukan adalah mendo'akan agar Allah memberi mereka hidayah dan menerima taubat mereka.

Wallahu a'lam.

#akhlaksalaf
#petuahsalaf
#nasihat
Пост от 09.03.2026 00:00
103
0
1
Allah ta'ala berfirman,

يَسْـَٔلُهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِيْ شَأْنٍۚ

“Siapa yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap hari Dia menangani urusan.” [QS. Ar-Rahman: 29]

Temans, renungkan ayat ini secara utuh dan tadabburilah.

Allah memberitakan tentang diri-Nya bahwa seluruh makhluk di langit dan di bumi memohon kepada-Nya untuk kebutuhan mereka, kesulitan mereka, dan kesedihan mereka. Dan Dia, Dzat Maha Suci dan Maha Tinggi, setiap hari berada dalam suatu urusan.

Bagian akhir ayat ini berkaitan dengan bagian awalnya, yaitu bahwa Allah mengurus apa yang diminta oleh para makhluk kepada-Nya.

Karena itu, banyak ungkapan para ulama salaf yang menjelaskan maknanya, mereka berkata:

Dia melapangkan kesusahan,
mengampuni dosa,
menutupi aib,
melunasi utang,
menghilangkan bahaya,
menyembuhkan orang sakit,
menghapus kesedihan,
memperbaiki keadaan yang tercerai-berai,
mengumpulkan yang terpisah,
mengembalikan yang pergi,
memberi petunjuk kepada yang tersesat,
menolong orang yang dizalimi,
membebaskan orang yang tertawan,
menguatkan yang patah,
mencukupi orang yang miskin,
memuliakan yang hina,
dan menyatukan hati-hati manusia.

Perhatikanlah bahwa Dia selalu mengurus urusan orang-orang yang meminta kepada-Nya.

Karena itu, jangan pernah berhenti berdoa bersama orang-orang yang memohon kepada-Nya.

Angkatlah urusanmu bersama urusan-urusan yang dihadapkan kepada-Nya.

Angkatlah permohonanmu bersama berbagai kebutuhan.

Angkatlah kesusahanmu bersama kesusahan orang lain.

Janganlah kebutuhan-kebutuhan itu dipanjatkan sementara engkau tidak ikut hadir memohon.

Jangan sampai orang-orang sakit memanggil sementara engkau diam.

Jangan sampai orang-orang miskin dan yang terlilit utang memohon sementara engkau lalai.

Jangan sampai orang-orang lemah dan yang sedang bersedih berseru sementara engkau tidak peduli.

Sesungguhnya Dia setiap hari senantiasa menangani bernagai urusan itu!

Jadikanlah urusanmu bersama urusan-urusan itu.

Jadikanlah kebutuhanmu bersama berbagai kebutuhan manusia yang lain.

Biarkan suaramu selalu terdengar di sana: _“Ya Rabb… Ya Rabb… Ya Rabb…”_

Berdoalah untuk kebutuhan dirimu, untuk kedua orang tuamu, keluargamu, anak keturunanmu, saudara-saudaramu, orang-orang yang engkau cintai, dan seluruh kaum Muslimin.

Berdoalah untuk kebutuhan dunia dan akhirat.

Berdoalah memohon petunjuk dan ampunan.

Berdoalah memohon surga dan keselamatan dari neraka.

Semoga Allah mengabulkan semua permohonan kita.

#tadabbur
2
Пост от 07.03.2026 12:57
147
0
4
Temans, mungkin salah satu bentuk ujian yang paling berat adalah ketika seseorang bangun di pagi hari dan langsung merasakan beban dunia, manusia, dan berbagai tanggung jawab seakan menumpuk di pundaknya.

Namun ada satu hal yang dapat meringankan beban itu: rasa syukur kepada Allah.

Bersyukur karena kita masih hidup dan masih bisa berusaha.

Bersyukur karena Allah masih memberi kemampuan untuk memikul beban hidup, walaupun terasa berat di punggung.

Bersyukur karena masih ada orang yang mencintai kita dan menginginkan kebaikan bagi kita.

Bersyukur karena kehidupan masih memberi kesempatan baru untuk memperbaiki kesalahan kemarin; dan bahkan memberi ruang untuk membuat kesalahan baru lagi, yang mana hal itu sangat manusiawi.

Salah satu kemenangan besar dalam hidup yang sering kita abaikan dan jarang kita syukuri adalah kenyataan bahwa kita masih hidup sampai hari ini.

Kita jarang memuji diri kita karena berhasil melewati hari demi hari.
Padahal Rasulullah ﷺ ketika bangun di pagi hari berdoa,

الحمد لله الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشور

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya kami akan dibangkitkan.”

Beliau juga mengajarkan untuk membaca,

الحمد الله الذي عافاني في جسدي ورد علي روحي وأذن لي بذكره

“Segala puji bagi Allah yang telah menyehatkan tubuhku, mengembalikan ruhku, dan mengizinkanku untuk mengingat-Nya.”

Temans, melanjutkan hidup dari hari ke hari, menghadapi ribuan urusan kecil setiap hari, menyelesaikannya lalu mengulanginya lagi esok hari, itulah sebenarnya sebuah kemenangan besar yang sering diremehkan dan tidak disadari nilainya oleh banyak orang.

Wallahu a'lam.

#renungan
1
Пост от 04.03.2026 19:15
220
0
2
Allah ta'ala berfirman,

لَا تَقْصُصْ رُءْيَاكَ عَلٰٓى اِخْوَتِكَ فَيَكِيْدُوْا لَكَ كَيْدًاۗ

"Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu." [QS. Yusuf: 5]

Temans, tidak semua rencana harus diumumkan, dan tidak semua orang perlu diajak berdiskusi.

Tidak semua yang mendengar itu benar-benar peduli, dan tidak semua yang memberi saran benar-benar tulus.

Ada orang yang melihatmu dengan pandangan pesimis, lalu membuatmu merasa tidak mampu.

Ada yang menanamkan keraguan sampai kamu kehilangan percaya diri.

Ada juga yang mematahkan semangatmu bahkan sebelum kamu benar-benar memulai.

Sudah banyak mimpi dan rencana gagal, bukan karena tidak bagus, tapi karena diceritakan kepada orang yang tidak senang melihat kita berhasil.

#tadabbur
3
Пост от 03.03.2026 17:38
238
0
2
إنَّ العادةَ تُضعِفُ الحِسَّ، وإنَّ كثرةَ النِّعِمِ يُذهِبُ لذّاتِها، فقد تعبَّدَنا اللهُ بالصّيامِ لنذوقَ مرارةَ الحرمان، فنَعرفَ حلاوةَ الوِجدان ...

"Terbiasa itu melemahkan rasa dan limpahan nikmat yang terus-menerus membuat kelezatannya memudar.

Allah pun mensyari'atkan ibadah puasa, agar kita merasakan pahitnya kehilangan, sehingga kita kembali mengenal manisnya memiliki.” [Syaikh Ali Ath-Thanthawi]
Пост от 28.02.2026 02:57
245
0
4
Di antara keindahan tafsir Ibnu ‘Asyur adalah ketika menjelaskan firman Allah,

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ

_“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda garau, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak.”_ [QS. Al-Hadid: 20]

Beliau menjelaskan tahapan perhatian manusia dalam perjalanan usia yang dapat disimpulkan dari ayat ini adalah:

وقد ذكر هنا من شئون الحياة ما هو الغالب على الناس وما لا يخلو من مفارقة تضييع الغايات الشريفة أو اقتحام مساو ذميمة، وهي أصول أحوال المجتمع في الحياة، وهي أيضا أصول أطوار آحاد الناس في تطور كل واحد منهم، فإن اللعب طور سن الطفولة والصبا، واللهو طور الشباب، والزينة طور الفتوة، والتفاخر طور الكهولة، والتكاثر طور الشيخوخة

“Dalam ayat ini disebutkan berbagai keadaan kehidupan yang umumnya mendominasi manusia; dan hampir tidak lepas dari kemungkinan menyia-nyiakan tujuan-tujuan mulia atau terjerumus pada keburukan yang tercela.

Itulah keadaan pokok dari masyarakat dalam kehidupan. Ia juga merupakan tahapan pokok yang dilalui setiap individu dalam proses perkembangannya.

Permainan adalah fase masa kanak-kanak dan awal remaja.

Senda gurau adalah fase masa muda.

Perhiasan adalah fase masa dewasa awal.

Saling berbangga adalah fase usia matang.

Dan berlomba-lomba (dalam harta dan anak) adalah fase usia tua.”

Beliau menerangkan bahwa ayat ini bukan sekadar menyebutkan sifat dunia, tetapi juga menggambarkan tahapan perhatian manusia sepanjang usianya.

Apa yang disebutkan dalam ayat tersebut adalah hal-hal yang umumnya mendominasi kehidupan manusia dan hampir tak lepas dari potensi menyia-nyiakan tujuan mulia atau terjerumus pada sisi-sisi tercela.

Itulah gambaran besar kondisi masyarakat dalam kehidupan, sekaligus gambaran fase demi fase yang dilalui setiap individu dalam pertumbuhannya.

Seakan-akan ayat ini merangkum perjalanan hidup manusia dari kecil hingga tua, menggambarkan bagaimana orientasi duniawi berubah bentuk, namun hakikatnya tetap sama, yaitu kesibukan yang bisa melalaikan dari tujuan yang lebih tinggi, jika tidak diarahkan dengan benar.

Semoga Allah membimbing dan mengampuni kita semua.

#tafsir
#tadabbur
Пост от 27.02.2026 13:19
227
0
4
*Rapuh*

Kata الهلع disebutkan dalam Al-Qur’an satu kali, yaitu dalam firman Allah:

اِنَّ الْاِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًاۙ

“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat hala‘ (gelisah/rapuh).” [QS. Al-Ma'arij: 19]

Ketika merangkum pendapat para ulama salaf tentang makna al-hala', Ath-Thabari menjelaskan,

شدّة الجَزَع مع شدّة الحرص والضجر

"Al-Hala‘ adalah sangat mudah cemas (panik) disertai sikap sangat rakus dan mudah mengeluh."

Ibnu ‘Asyur menyebutkan bahwa kata al-hala termasuk kosa kata yang maknanya cukup rumit dalam bahasa Arab.

Dalam penjelasan yang panjang, beliau menyimpulkan,

والَّذِي اسْتَخْلَصْتُهُ مِن تَتَبُّعِ اسْتِعْمالاتِ كَلِمَةِ الهَلَعِ أنَّ الهَلَعَ قِلَّةُ إمْساكِ النَّفْسِ عِنْدَ اعْتِراءِ ما يُحْزِنُها أوْ ما يَسُرُّها أوْ عِنْدَ تَوَقُّعِ ذَلِكَ والإشْفاقِ مِنهُ. وأمّا الجَزَعُ فَمِن آثارِ الهَلَعِ، وقَدْ فَسَّرَ بَعْضُ أهْلِ اللُّغَةِ الهَلَعَ بِالشَّرَهِ، وبَعْضُهم بِالضَّجَرِ، وبَعْضُهم بِالشُّحِّ، وبَعْضُهم بِالجُوعِ، وبَعْضُهم بِالجُبْنِ عِنْدَ اللِّقاءِ. وما ذَكَرْناهُ في ضَبْطِهِ يَجْمَعُ هَذِهِ المَعانِيَ ويُرِيكَ أنَّها آثارٌ لِصِفَةِ الهَلَعِ

“Dari penelusuran terhadap berbagai penggunaan kata al-hala‘, yang dapat saya simpulkan adalah bahwa al-hala‘ berarti lemahnya kemampuan jiwa untuk menahan diri ketika tertimpa sesuatu yang menyedihkan, atau sesuatu yang menyenangkan, atau bahkan saat ia membayangkan dan mengkhawatirkannya.

Adapun al-jaza‘ (kepanikan/keluh kesah) adalah salah satu dampak dari al-hala‘.

Sebagian ahli bahasa menafsirkan al-hala‘ dengan kerakusan, sebagian yang lain dengan mudah mengeluh, sebagian yang lain dengan kikir, sebagian yang lain dengan rasa lapar, dan sebagian lagi dengan sifat pengecut ketika berhadapan dengan musuh. Namun, definisi yang kami sebutkan mencakup seluruh makna itu dan menunjukkan bahwa semua pemaknaan itu hanyalah dampak dari sifat al-hala‘.”

Dari penjelasan Ibnu ‘Asyur ini dapat dipahami bahwa al-hala‘ adalah kelemahan daya tahan jiwa manusia dalam menghadapi tekanan dan rasa sakit, serta kepekaan berlebihan yang membuatnya rapuh ketika sebab-sebab itu datang.

Hal ini merupakan cabang dari kelemahan dasar manusia dalam penciptaannya. Maka al-hala‘ adalah kerapuhan dalam hati, keteguhan batin yang runtuh, dan kekosongan ruh.

Allah pun menyebutkan sebab-sebab untuk mengobati al-hala‘. Obat yang paling agung dan utama adalah shalat dengan menjaganya secara terus-menerus, memelihara syarat, rukun, dan waktunya.

Di antara obatnya adalah bersedekah, mengingat akhirat, menjaga kehormatan diri, menunaikan amanah, dan menegakkan kesaksian dengan benar.

Setiap orang yang menyempurnakan hal-hal itu, niscaya akan sempurna pula kekuatannya, dan hilanglah sifat al-hala‘ dari dirinya bi idznillah.

#tafsir
#tadabbur
4
Смотреть все посты