Каталог каналов Каналы в закладках Мои каналы Поиск постов Рекламные посты
Инструменты
Каталог TGAds beta Мониторинг Детальная статистика Анализ аудитории Бот аналитики
Полезная информация
Инструкция Telemetr Документация к API Чат Telemetr
Полезные сервисы

Не попадитесь на накрученные каналы! Узнайте, не накручивает ли канал просмотры или подписчиков Проверить канал на накрутку
Прикрепить Телеграм-аккаунт Прикрепить Телеграм-аккаунт

Телеграм канал «Belajar Tauhid»

Belajar Tauhid
789
0
32
16
1.1K
Terima kasih telah bergabung dengan Chanel Belajar Tauhid dan semoga materi yang ada bermanfaat bagi kita semua.
.
Link e-Book & e-Paper Belajar Tauhid: http://bit.ly/ebook-gratis-belajartauhid
.
Salam 'alaikum
Подписчики
Всего
3 250
Сегодня
-1
Просмотров на пост
Всего
147
ER
Общий
3.78%
Суточный
3.3%
Динамика публикаций
Telemetr - сервис глубокой аналитики
телеграм-каналов
Получите подробную информацию о каждом канале
Отберите самые эффективные каналы для
рекламных размещений, по приросту подписчиков,
ER, количеству просмотров на пост и другим метрикам
Анализируйте рекламные посты
и креативы
Узнайте какие посты лучше сработали,
а какие хуже, даже если их давно удалили
Оценивайте эффективность тематики и контента
Узнайте, какую тематику лучше не рекламировать
на канале, а какая зайдет на ура
Попробовать бесплатно
Показано 7 из 789 постов
Смотреть все посты
Пост от 24.02.2026 17:53
116
0
3
Temans, Allah niscaya akan membukakan pintu rezeki yang halal bagi seorang hamba setelah ia melewati tiga ujian:

*Pertama:* sempitnya rezeki meskipun ia sudah berusaha keras. Agar ia menyadari bahwa dirinya tidak memiliki kuasa apa pun atas urusan hidupnya.

*Kedua:* mengalami kekecewaan, bahkan merasa ditinggalkan atau tidak dibela, justru dari orang atau tempat yang selama ini paling ia andalkan, ia percayai, dan ia jadikan sebagai sandaran serta sumber rasa aman. Agar ia menyadari bahwa tidak ada seorang pun yang memiliki kuasa sedikit pun selain Allah.

*Ketiga:* ia mampu menerima ketika Allah memberi rezeki kepada orang lain lebih banyak darinya, meskipun orang itu secara kemampuan terlihat lebih rendah darinya. Agar ia menyadari bahwa hilangnya nikmat orang lain tidak akan menambah apa pun bagi dirinya, dan bahwa jiwa perlu dididik untuk menerima hikmah Allah.

Apabila ia telah benar-benar memahami bahwa dirinya sendiri, bahkan atas diri dan anggota tubuhnya, tidak memiliki kuasa, dan bahwa orang lain pun tidak memiliki kuasa apa pun, maka niscaya Allah akan membukakan jalan baginya.

Allah Ta‘ala berfirman,

يَقُوْلُوْنَ هَلْ لَّنَا مِنَ الْاَمْرِ مِنْ شَيْءٍۗ قُلْ اِنَّ الْاَمْرَ كُلَّهٗ لِلّٰهِۗ

_“Mereka berkata: Apakah kami memiliki sedikit saja campur tangan dalam urusan ini? Katakanlah: Sesungguhnya seluruh urusan itu milik Allah.”_ [QS. Ali ‘Imran: 154]

#tadabbur
Пост от 24.02.2026 07:45
137
0
2
Ibnu Rajab Al-Hanbali menuturkan,

الجمع بين الصيام والصدقة أبلغ في تكفير الخطايا، واتقاء جهنم، والمباعدة عنها، وخصوصا إن ضم إلى ذلك قيام الليل

"Memadukan berpuasa dan bersedekah lebih kuat pengaruhnya dalam menghapus dosa, lebih efektif sebagai pelindung dari api neraka dan sebagai sebab untuk menjauh darinya. Terlebih lagi jika keduanya disertai dengan qiyamul lail (shalat malam).” [Latha’if Al-Ma’arif hlm. 312]

#nasihat
Пост от 23.02.2026 17:22
147
0
2
Dalam Shahih Muslim, dari Abdullah bin Syaqiq, ia berkata, "Aku bertanya kepada Aisyah,

هَلْ كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يُصَلِّي وَهُوَ قَاعِدٌ؟

_“Apakah Nabi ﷺ pernah shalat sambil duduk?”_

Beliau menjawab,

نَعَمْ. بَعْدَ مَا حَطَمَهُ النَّاسُ

_“Ya, setelah manusia membuat beliau lelah.”_ [HR. Muslim]

Para ulama yang menjelaskan hadits ini berkata, "Dalam bahasa Arab dikatakan,

حطم فلانا أهلُه، إذا كبر فيهم كأنه لما حمله من أَثّقَالِهِمْ صيروه شيخًا محطومًا

“Keluarganya telah ‘menghancurkan fulan (hathamahu an-naasa ahluhu). Maksudnya ketika seseorang menjadi tua di tengah mereka, seakan-akan karena memikul beban-beban mereka, ia menjadi seorang yang telah “dihancurkan” oleh beratnya tanggungan."

Hal ini berarti manusia telah membuat Rasulullah ﷺ letih dengan memikul kegelisahan mereka, kesulitan mereka, masalah mereka, kebutuhan mereka, urusan mereka, sehingga beliau shalat dalam keadaan duduk karena kelemahan fisik.

'Aisyah tidak mengatakan bahwa yang membuat beliau lelah adalah shalat, padahal beliau ﷺ berdiri melakukan shalat malam hingga kedua telapak kakinya pecah-pecah.

'Aisyah juga tidak mengatakan bahwa yang melelahkan Rasulullah adalah banyaknya puasa, padahal beliau ﷺ berpuasa sampai dikatakan seakan-akan beliau tidak pernah berbuka.

'Aisyah pun tidak mengatakan bahwa yang membuat beliau letih adalah peperangan dan jihad, padahal panjang perjuangan beliau dalam kedua hal tersebut.

Namun, 'Aisyah berkata manusia yang membuat beliau lelah.

Temans, sebagian kita merasa heran ketika Allah menyebarkan pujian yang baik bagi orang-orang yang mengabdikan diri untuk berkhidmat pada manusia.

Mereka tidak menyadari penderitaan orang yang berdiri melayani kebutuhan dan urusan mereka, bagaimana tubuhnya menjadi letih, ruhnya terkuras, hatinya terbebani oleh keluhan manusia, desakan mereka, menjaga perasaan mereka, serta menghadapi perbedaan pemikiran, usia, dan kebutuhan mereka.

Temans, seseorang bisa “hancur” hanya oleh beban satu rumah tangga. Lalu bagaimana dengan orang yang memikul beban puluhan rumah kaum muslimin?

Maka, berbahagialah anda wahai orang yang bersabar, yang memperlakukan manusia dengan akhlak yang baik, dan mengharap dengan itu meperoleh nikmat menatap Wajah Allah kelak di surga.

#nasihat
Пост от 16.02.2026 17:41
191
0
1
Allah ta'ala berfirman,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." [QS. Al-Baqarah: 183]

Allah juga berfirman,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًاۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ

"Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai." [QS. At-Tahrim: 8]

Dalam firman Allah tentang puasa, “la‘allakum tattaqun” (QS. Al-Baqarah: 183), dan tentang taubat, “‘asa rabbukum an yukaffira ‘ankum sayyiatikum” (QS. At-Tahrim: 8), Allah menggunakan ungkapan yang bernuansa harapan, yaiti la‘alla dan ‘asa.

Secara bahasa, la‘alla bisa berarti “agar” sekaligus mengandung makna “semoga” atau “mudah-mudahan”.

Para ulama tafsir menjelaskan bahwa dalam ayat puasa maknanya adalah puasa disyariatkan agar kalian bertakwa. Namun Allah tidak mengatakan, “kalian pasti bertakwa.”

Demikian pula dalam ayat taubat, Allah tidak langsung menyatakan kepastian, tetapi menggunakan kata yang menunjukkan harapan akan ampunan dan surga.

Di sini ada pesan tersirat bahwa amal shalih bukanlah jaminan otomatis. Puasa membuka jalan menuju takwa, taubat membuka jalan menuju ampunan, tetapi hasil akhirnya tetap berada dalam keputusan Allah. Bukan pada rasa puas kita, bukan pada lamanya ibadah kita, bukan pada penilaian manusia.

Itulah mengapa orang beriman hendaknya beramal dengan sungguh-sungguh, namun tetap bersikap rendah hati, berharap diterima dan takut amalnya ditolak.

Ia tidak merasa pasti selamat, karena semuanya tetap berada dalam satu ruang yang Allah ajarkan melalui kata-kata di atas, yaitu harapan yang menggantungkan diri sepenuhnya kepada-Nya.

#tadabbur
2
Пост от 13.02.2026 19:32
319
0
5
كلُّ نعمةٍ مزوَّجةٌ بمِحنةٍ، وكلُّ مِحنةٍ مزوَّجةٌ بنعمةٍ؛ لئلا يُسْكَن إلى نعمةٍ، ولا يُسْتَوْحَشْ من مِحنة

_“Setiap nikmat selalu berdampingan dengan ujian, dan setiap ujian pun selalu disertai nikmat; agar manusia tidak terlena oleh kenikmatan, dan tidak pula merasa putus asa atau kesepian saat tertimpa ujian.”_ [Abu Bakar al-Wasithi]

#petuahsalaf
2
Пост от 13.02.2026 07:55
227
0
1
ادعوا للمتوفين مادمتم أحياء! فسيأتي يوم تتمنون دعاء من الأحياء. اللهم إرحم موتانا وموتى المسلمين

_“Do'akanlah mereka yang telah wafat selagi kalian masih diberi kehidupan; karena akan tiba saatnya kalianlah yang berharap doa dari orang-orang yang masih hidup._

_Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu kepada orang-orang yang telah wafat di antara keluarga kami dan seluruh kaum Muslimin.”_
3
Пост от 11.02.2026 15:52
260
0
3
Allah ta'ala berfirman,

يُّؤْتِكُمْ خَيْرًا مِّمَّآ اُخِذَ مِنْكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌࣖ

“Dia akan memberimu yang lebih baik daripada apa yang telah diambil darimu dan Dia akan mengampunimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [QS. Al-Anfal: 70]

Temans, jadikan ayat ini selalu ada dalam benak kita.

Saat kita berdo'a, saat kita bersedekah, saat kita berdzikir kepada Allah.

Milikilah keyakinan penuh bahwa apa pun yang diambil dari kita, atau yang dijauhkan dari kita, niscaya Allah mampu menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik dalam sekejap mata.

Bukan sekadar sama dan setara, bahkan insya Allah hal itu lebih indah!

Walaupun kita merasa kebahagiaan hanya ada pada hal itu saja, entah pekerjaan, hubungan, atau seseorang, ingatlah setiap kali kita pernah berkata, “Inilah akhirnya,” lalu tiba-tiba kita mendapati diri ini berada di awal jalan yang jauh lebih indah daripada yang pernah direncanakan.

Allah Mahakuasa memberi hal yang lebih baik daripada apa yang telah diambil dari kita.

Dia mampu mengampuni seluruh dosa kita, meskipun sebanyak awan di langit, meskipun sebanyak buij di lautan.

Dia memahami kelemahan hati kita, namun Allah merahmatinya, lalu berkata kepada kita, “Sungguh, permintaanmu telah dikabulkan.”

#tadabbur
#tazkiyatun_nafs
2
Смотреть все посты